PANDEGLANG, BANPOS – Sebanyak 100 mustahik di Kabupaten Pandeglang mendapatkan layanan operasi katarak gratis yang diselenggarakan oleh Baznas Provinsi Banten bekerja sama dengan Baznas Kabupaten Pandeglang.
Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, menegaskan pentingnya menjaga kesehatan mata karena merupakan bagian vital dari panca indra.
“Mata sangat penting, sebab melalui penglihatan kita memperoleh bukti nyata. Oleh karena itu, mata adalah nikmat luar biasa yang wajib disyukuri,” ujar Dimyati dalam keterangannya di Kota Serang, Rabu (3/9).
Adapun pelaksanaan operasi katarak gratis dilakukan di Klinik Utama Mata Saruni, Kabupaten Pandeglang, Selasa (2/9).
Dimyati berharap program ini mampu meningkatkan kualitas hidup penerima manfaat. “Semoga setelah operasi, penglihatan mereka kembali normal dan tidak lagi bergantung pada kacamata tebal. Gunakanlah penglihatan yang pulih untuk hal-hal baik, ibadah, membaca Al-Qur’an, maupun berbagi ilmu,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Baznas Provinsi Banten, Syibli Sarjaya, menjelaskan bahwa program operasi katarak ini telah berjalan selama lima tahun. Jika dilakukan secara mandiri, biaya operasi bisa mencapai Rp5 juta, namun melalui program ini cukup Rp2,5 juta.
“Untuk mustahik di Pandeglang dan Lebak, kami bekerja sama dengan Klinik Utama Mata Saruni. Sedangkan di Serang, kami bermitra dengan RS Mata Mawardi, dan untuk wilayah Serang Timur kami bekerja sama dengan Klinik Mata Cikande,” katanya.
Ia juga menambahkan, penerimaan zakat melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Pemprov Banten yang mencapai Rp1,2 miliar per bulan menjadi salah satu sumber utama pendanaan program sosial tersebut. (*)







Discussion about this post