SERANG, BANPOS – Sehari setelah dilantik sebagai Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Kota Serang, Ahmad Nuri bergegas melakukan kerja-kerja lapangan.
Salah satunya adalah melakukan sidak ke beberapa sekolah dasar (SD) di Kota Serang.
Ada enam titik sekolah yang dia datangi. Salah satunya adalah SD Negeri 7 Kota Serang.
Ahmad Nuri menerangkan, kegiatan itu dilakukan dalam rangka menjalankan perintah Walikota Serang, Budi Rustandi.
Dimana dalam pesannya, walikota memerintahkan kepala dinas yang baru dilantik segera turun ke lapangan untuk melihat langsung persoalan yang terjadi di masyarakat.
“Terjun langsung ini adalah perintah beliau ketika saya dilantik. (Walikota berpesan) pastikan kondisi masyarakat dan sekolah-sekolah itu berjalan dengan baik atau yang menjadi gagasan beliau tentang pendidikan di Kota Serang berjalan dengan baik,” katanya, Rabu (3/9).
Diamanahi jabatan sebagai Kepala Dindikbud Kota Serang, Nuri mengaku dirinya memiliki tekad ingin mewujudkan visi karakter pelajar di Kota Serang yang berbudi.
Sebab, menurutnya dalam dunia pendidikan, hal yang diutamakan sebelum memperoleh ilmu adalah membangun akhlak yang baik.
“Kita ingin punya visi yang jelas tentang membangun karakter yang berbudi dan peduli di Kota Serang,” katanya.
“Kita akan push itu sebagai kekuatan kita menerjemahkan gagasan Pak Walikota Serang, Pak Budi.”
Untuk bisa mewujudkan visi itu, Nuri menjelaskan, ada beberapa hal yang mesti dibenahi. Pertama, adalah peningkatan kualitas tenaga pendidiknya.
Kemudian yang kedua pemantapan kurikulum belajar. Dan yang terakhir, peningkatan kualitas sarana dan prasarana sekolah yang menjadi lebih baik.
“Jadi kita memang ada tiga dimensi yang diperhatikan. Mutu pendidikan, sarana prasarana, dan karakter muridnya itu ya,” jelas Nuri.
Sementara itu guru SD Negeri 7 Kota Serang, Agam Gunawan, mengaku merasa senang atas kedatangan Kepala Dindikbud Kota Serang ke sekolahnya.
Menurutnya kedatangan itu merupakan bukti perhatian Dindikbud Kota Serang terhadap kondisi SD Negeri 7 Kota Serang.
Dalam kesempatan itu Agam menyampaikan banyak keluh kesah kepada kepala dinas yang baru.
Mulai dari masalah kesejahteraan guru hingga kondisi sarana dan prasarana sekolah.
“Kami diberikan kesempatan untuk menyampaikan keluh kesah yang ada, baik terkait fasilitas sekolah maupun kesejahteraan guru,” ucapnya.
Dia berharap aspirasi yang disampaikannya dapat diterima dengan baik dan segera direalisasi oleh kepala dinas yang baru. (*)






Discussion about this post