JAKARTA, BANPOS – Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan Achmad Purwantono, menyampaikan bahwa seluruh gerbang tol ditargetkan dapat kembali beroperasi normal pada pekan depan, tepatnya Rabu (10/9).
“Pada tanggal 10, seluruh GTO (gerbang tol otomatis) sudah bisa difungsikan sehingga layanan akan kembali berjalan normal,” ujar Rivan saat melakukan peninjauan di Gerbang Tol Pejompongan, Jakarta, Selasa.
Secara keseluruhan, terdapat tujuh gerbang tol yang mengalami dampak akibat rangkaian aksi unjuk rasa di Jakarta pekan lalu. Ketujuh gerbang tol itu mencakup GT Slipi 1, GT Slipi 2, GT Pejompongan, GT Senayan, GT Semanggi 1, GT Semanggi 2, serta GT Kuningan 1. Dari jumlah tersebut, GT Pejompongan termasuk yang mengalami kerusakan paling berat.
Menurut Rivan, total kerugian yang ditanggung Jasa Marga mencapai kurang lebih Rp80 miliar. Upaya pemulihan sejauh ini dimulai dengan pembersihan puing-puing sisa pembakaran. Ia menambahkan, pada Rabu (10/9) nanti gerbang tol sudah dapat digunakan masyarakat, meskipun kondisi fisiknya belum sepenuhnya pulih seperti sebelumnya.
Bahkan, sambung Rivan, sejumlah gerbang tol sudah bisa beroperasi sejak Senin (7/9) dengan bantuan mobile reader. “Proses perbaikan fisik tentu masih membutuhkan waktu, tetapi yang utama adalah memastikan kondisi saat ini tidak membahayakan keselamatan pengguna jalan,” tegasnya.
Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menawarkan dukungan pendanaan untuk memperbaiki gerbang tol maupun fasilitas lain yang terdampak unjuk rasa. Namun, Rivan menegaskan bahwa biaya perbaikan sepenuhnya akan ditanggung oleh Jasa Marga tanpa menggunakan anggaran pemerintah.
“Saya sudah tiga kali menawarkan bantuan kepada Direktur Utama Jasa Marga, tetapi beliau menegaskan bahwa perusahaan memiliki dana yang cukup untuk melakukan perbaikan sendiri,” kata Dody.
Sebelumnya, Dody juga mencatat total kerugian dari unjuk rasa di seluruh Indonesia diperkirakan mencapai Rp900 miliar, dengan angka tertinggi terjadi di Jawa Timur.
Gelombang demonstrasi tersebut muncul setelah wafatnya Affan Kurniawan, seorang pengemudi ojek online, pada Kamis (28/8). Menyikapi situasi itu, Presiden Prabowo Subianto mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta menaruh kepercayaan pada pemerintah.
Selain di Jakarta, aksi pembakaran fasilitas umum juga terjadi di berbagai daerah, termasuk Jawa Timur dan Makassar, yang mengakibatkan kerusakan pada gerbang tol, halte, gedung pemerintahan, hingga sejumlah cagar budaya. (*)

Discussion about this post