JAKARTA, BANPOS – Kader Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga anggota DPR RI, Eko Patrio dan Surya Utama atau Uya Kuya, dinonaktifkan dari jabatannya di DPR RI.
Hal itu menyusul kericuhan yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia akhir-akhir ini.
Video Eko Patri dan Uya Kuya yang berjoget-joget dan viral di berbagai platform, menjadi salah satu pemicu gelombang protes masyarakat.
Penonaktifan itu disampaikan oleh Wakil Ketua Umum DPP PAN, Viva Yoga Mauladi, melalui video yang disebarkan di akun Instagram resmi DPP PAN.
Ia mengatakan bahwa PAN selalu berkomitmen untuk menjaga kehormatan, disiplin serta integritas dari wakil rakyatnya, dalam menjalankan tugas-tugas konstitusional di DPR RI.
Namun berdasarkan dinamika yang berkembang dan setelah menggelar rapat intertal, DPP PAN pun akhirnya mengambil langkah tegas untuk menonaktifkan dua kadernya yakni Eko Patrio dan Uya Kuya.
“Mencermati dinamika dan perkembangan saat ini, DPP Partai Amanat Nasional memutuskan untuk menonaktifkan saudaraku Eko Hendro Purnomo dan saudaraku Surya Utama sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional,” ujar Viva Yoga, Minggu (31/8).
Penonaktifan itu akan berlaku pada Senin (1/9) esok hari.
Ia pun mengimbau kepada masyarakat untuk bersikap tenang dan sabar, serta mempercayakan pemerintahan kepada Prabowo Subianto, untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang ada.
Di akhir, ia pun menyampaikan permohonan maaf, atas kegaduhan yang ditimbulkan oleh kadernya sehingga berimbas pada kericuhan di berbagai daerah.
“Demikian siaran Pers ini dibuat disertai dengan permohonan maaf kepada masyarakat Indonesia, agar dapat menata kembali untuk perjuangan di masa depan,” tandasnya.
Untuk diketahui, video jogetnya Uya Kuya dan Eko Patrio, disebut menjadi pemantik amarah masyarakat lantaran terdapat sematan tulisan yang provokatif. Tulisan itu terkait dengan gaji yang diterimanya sebagai artis, dibandingkan dengan gaji yang diterima sebagai anggota DPR RI.
Meskipun belum diketahui apakah video tersebut hasil editan mereka sendiri ataupun dibuat oleh pihak lain, namun video itu berhasil memantik amarah masyarakat.
Selain itu, ada pula video Eko Patrio yang bermain Disk Jockey (DJ) lagu sound horeg, yang turut memantik amarah warga. (*)

Discussion about this post