Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Universitas Paramadina Resmikan Kampus Baru

by Diebaj Ghuroofie
Agustus 28, 2025
in PENDIDIKAN
Universitas Paramadina Resmikan Kampus Baru

JAKARTA, BANPOS – Universitas Paramadina terus menjaga intelektualisme kecendekiawanan, sebagaimana yang ditanamkan oleh Nurcholish Madjid (Cak Nur) sejak awal berdirinya Paramadina.

Idealisme tersebut telah memiliki rumah sendiri setelah berpuluh-puluh tahun berpindah-pindah.

Baca Juga

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025

Februari 3, 2026
Pemkab Tangerang Perduli Korban Bencana Banjir Bandang, Kumpulkan Donasi Rp1,5 M dalam Sepekan

Pemkab Tangerang Perduli Korban Bencana Banjir Bandang, Kumpulkan Donasi Rp1,5 M dalam Sepekan

Desember 11, 2025
Ketum APINDO Sebut Indonesia Incorporated Kunci Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

Ketum APINDO Sebut Indonesia Incorporated Kunci Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

September 11, 2025
Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah

Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah

Agustus 31, 2025

Hal itu disampaikan oleh Wakil Presiden RI ke- 10 dan 12 sekaligus Ketua Dewan Pembina Yayasan Paramadina, Jusuf Kalla (JK), dalam acara peresmian Kampus Universitas Paramadina di kawasan Cipayung, Jakarta Timur, pada Rabu (27/8).

Acara itu dihadiri oleh sejumlah tokoh mulai dari kalangan Pembina Yayasan Wakaf Paramadina (YWP), Ahmad Ganis, Abdul Latief; Pengurus YWP, Hendro Martowardojo, Silmy Kariem hingga Wijayanto Samirin.

Hadir juga mantan Rektor Paramadina Anies Baswedan; Rektor Paramadina saat ini, Prof. Didik J. Rachbini; dan Istri Cak Nur, Omi Komariah Madjid, serta Ratna Indraswari (Nana), istri mendiang Rektor Paramadina Prof. Firmanzah.

Gedung Universitas Paramadina tersebut berdiri di atas lahan seluas 22.000 m2, mengusung konsep Green Campus atau kampus di dalam taman yang hijau, dengan konsep bangunan modern dan tropis-minimalis.

Kampus yang berdaya tampung 10.000 mahasiswa ini memiliki tiga gedung utama, yaitu Gedung Nurcholish Madjid (8 lantai), Gedung TP. Rachmat (tiga lantai), dan Gedung H.M. Jusuf Kalla (tiga lantai).

Dalam sambutan yang disampaikan lewat video (daring), Menteri Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto, mengucapkan selamat kepada Universitas Paramadina atas berdirinya kampus baru ini.

Peresmian ini menjadi momentum bersejarah yang menandai komitmen kuat Universitas Paramadina dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang unggul dan relevan bagi kebutuhan bangsa.

“Semoga kampus ini menjadi pusat lahirnya pemikiran kritis, inovasi, dan karya nyata bagi kemajuan masyarakat,” ujarnya.

Turut hadir para donor dan dermawan yang selama ini banyak membantu pembangunan kampus, Victor Hartono (Presdir Djarum Group); Prijono Sugiarto (Preskom Astra Group); Aminuddin yang mewakili TP. Rachmat (Triputra Group); Patrick Walujo (CEO GO-TO); Saleh Husin (Managing Director Sinar Mas Group) dan mitra Paramadina, mulai dari lembaga internasional (KAS-Jerman), universitas negeri dan swasta, sekolah-sekolah yang ada dikawasan Jakarta Timur.

Omi Komaria Madjid menceritakan kilas balik pendirian Universitas yang dimulai dari nol, dalam percakapan Cak Nur dengan sahabatnya Utomo Danandjaya.

“’Tom, yang penting kita punya niat, itu sudah setengah perjalanan. Kita harus ikut serta secara aktif dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa. Melalui insitusi ini, kita menumbuhkan paham keislaman yang terbuka dan modern yang menopang perwujudan cita-cita nasional Indonesia yang adil, terbuka dan demokratis,” kata Omi Komaria menirukan percakapan Cak Nur dengan Utomo Danandjaya.

Rektor Paramadina, Prof. Didik J Rachbini, juga menyampaikan pesan yang menyentuh dalam peresmian gedung baru tersebut.

“Hari ini adalah hari yang membahagiakan, dan gedung ini merupakah hasil sebuah perjuangan yang panjang. Peresmian ini bermakna silaturrahim, ucapan terimakasih untuk semua donor,” ungkapnya.

Ketua YWP, Hendro Martowardojo, juga menyampikan perasaan suka citanya. Ia mengucapkan terimakasih atas dukungan semua pihak, sehingga terwujud Kampus Universitas Paramadina.

“Tiga puluh tahun saya belajar dari Cak Nur, yang intinya ada tiga, yaitu: keislaman, keindonesiaan dan kemoderanan. Kampus ini menjunjung tinggi nilai-nilai integritas. Universitas Paramadina yang pertama kali mewajibkan kuliah anti-korupsi,” tegasnya.

Anies Baswedan mewakili Tokoh Paramadina, menyampaikan testimoni yang tak kalah menyentuk. Ia menuturkan, regenerasi saat ini sedang terjadi atas pemikiran-pemikiran yang ditelurkan oleh Cak Nur.

“Cak Nur sebagai generasi awal telah membuka jalan, jadi pemantik diskusi gagasan besar tentang keislaman, keindonesiaan dan kemodernan, kemudian dilanjutkan oleh generasi berikutnya yang membangun institusi pendidikan formal yang bernama Universitas Paramadina, yang akan menghasilkan generasi baru yang memilki kemampuan kepemimpinan (leadership), kewirausahaan (entrpreunership) dan nilai (ethics),” ungkapnya.

Salah satu donor, Victor Hartono (Djarum Group), menyampaikan bahwa pihaknya merasa berkewajiban untuk membantu Universitas Paramadina, karena komitmen yang diperlihatkan selama ini di bidang pendidikan.

“Kami meyakini pendidikanlah yang akan membawa kemajuan bangsa kita ini,” tuturnya.

Kontribusi Djarum Group dalam membantu Paramadina dimulai semenjak pendiri Djarum Budi Hartono hingga turun ke anaknya Victor Hartono.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Prijono Sugiarto (Preskom Astra Group). Ia menuturkan, Astra Group akan selalu berkomitmen untuk membantu dalam empat hal, antara lain: membangun sektor pendidikan, kesehatan, lingkungan dan UMKM.

“Kami melihat Universitas Paramadina menunjukkan komitmen yang tinggi untuk membangun dunia pendidikan kita. Kami menunggu waktu hampir 12 tahun dalam membantu pembangunan kampus Paramadina,” terangnya.

Surat yang ditulis oleh TP. Rachmat yang dibacakan oleh Aminuddin (Tripatra) juga mengungkapkan rasa bangganya melihat perkembangan kampus Paramadina saat ini.

“Membangun Universitas Paramadina sebagai sarana efektif dan penting untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Saya menaruh harapan besar terhadap Universitas Paramadina yang mengabdi pada bangsa dan negara dalam mencerdaskan kehidupan bangsa dalam dunia pendidikan,” tandasnya.

Gedung kampus tersebut terwujud berkat dukungan dari berbagai pihak seperti Djarum Foundation, Bank Central Asia, Astra International, United Tractors, Adaro Energy, Triputra Agro Persada, Polytron, Sinar Mas, Indika Energy, Northstar Pacific, Blibli.com, Tiket.com, dan Harum Energy.

Juga berkat kebaikan dan keihlasan hati para sahabat Paramadina yakni H.M. Jusuf Kalla, Budi Hartono, TP. Rachmat, Gandi Sulistiyanto, Haji Isam dan almarhum Benny Subianto.

Hal yang menarik dari acara hari ini adalah auditorium yang dipakai dalam acara peresmian ini diberi nama Aula Firmanzah, yang merupakan rektor Universitas Parmadina yang meninggal dalam usia yang sangat muda.

Hadir dalam acara tersebut Istri almarhum, Nana, Ibu mertua dan anak semata wayangnya. Pemberian nama Firmanzah sebagai bentuk penghargaan Universitas Paramadina terhadap Prof. Firmanzah yang sangat berdedikasi dalam memajukan Paramadina.

Begitu pula nama Gedung Perpustakaan, diberi nama Perpustakaan Utomo Dananjaya (Mas Tom), sahabat dekat Cak Nur dalam berjuang dan membangun Universitas Paramadina.

Atas dedikasi dan perjuangan Mas Tom, maka Universitas Paramadina mendedikasikan nama Perpustakaan Utomo Dananjaya. (*)

Tags: Anies BaswedanCak NurDidik J. RachbiniFirmanzahHendro MartowardojoJusuf KallaKampus Baru ParamadinaNurcholish MadjidOmi Komariah MadjidParamadina CipayungPrijono SugiartoTP. RachmatUniversitas ParamadinaUtomo DanandjayaVictor Hartono

Berita Terkait

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025
PENDIDIKAN

Universitas Paramadina Umumkan Pemenang Neo Gen Footwear Design Competition 2025

Februari 3, 2026
Pemkab Tangerang Perduli Korban Bencana Banjir Bandang, Kumpulkan Donasi Rp1,5 M dalam Sepekan
NASIONAL

Pemkab Tangerang Perduli Korban Bencana Banjir Bandang, Kumpulkan Donasi Rp1,5 M dalam Sepekan

Desember 11, 2025
Ketum APINDO Sebut Indonesia Incorporated Kunci Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi
EKONOMI

Ketum APINDO Sebut Indonesia Incorporated Kunci Penciptaan Lapangan Kerja dan Ketahanan Ekonomi

September 11, 2025
Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah
PENDIDIKAN

Prihatin Atas Kondisi Bangsa, Civitas Akademika Universitas Paramadina Sampaikan Lima Koreksi Terhadap Pemerintah

Agustus 31, 2025
Ini Penyebab Kemarahan Publik yang Terjadi di Berbagai Daerah
PEMERINTAHAN

Ini Penyebab Kemarahan Publik yang Terjadi di Berbagai Daerah

Agustus 31, 2025
The Lead Institute Paramadina Ajak Perempuan Pesisir Jadi Garda Depan Adaptasi Perubahan Iklim
PENDIDIKAN

The Lead Institute Paramadina Ajak Perempuan Pesisir Jadi Garda Depan Adaptasi Perubahan Iklim

Agustus 25, 2025
Next Post
UMKM Harus Memiliki Situs Web Agar Tidak Terus Bergantung Pada Lokapasar

UMKM Harus Memiliki Situs Web Agar Tidak Terus Bergantung Pada Lokapasar

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh