LEBAK, BANPOS – Pemerintah Provinsi Banten bagikan bahan pokok sebagai penanganan da pencegahan penyakit stunting yang dialami anak di kabupaten lebak.
“Penyaluran bantuan bahan pokok itu melalui program Gerakan Orang Tua Asuh untuk penanganan Stunting (Genting) itu sebanyak 50 paket,” kata Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana pada Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak serta Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Kabupaten Lebak Tuti Nurasiah di Lebak, Banten, Rabu.
Untuk generasi emas 2045, Pemerintah Provinsi (Pemrpov) banten terus berusaha untuk penanganan dan pencegahan stunting.
karena dampak stunting pada anak dapat membuat keterlambatan berfikir, sehingga harus dioptimalkan intervensi di antaranya program Genting.
DP3AKKB Provinsi Banten membagikan bantuan bahan pokok melalui program Genting sebanyak 50 paket terdiri atas untuk bayi usia dua tahun (Baduta) 30 paket, ibu hamil 15 paket dan ibu menyusui 5 paket.
“Penyaluran bantuan itu diserahkan kepada Posyandu 08 Dahlia Kelurahan MC Timur Rangkasbitung,” kata Tuti.
Menurut dia, Kabupaten Lebak hingga kini masih menjadi lokus penanganan stunting karena terdapat di 20 desa tersebar di sembilan kecamatan.
Penyebab stunting itu multidimensi dan pencegahannya harus melibatkan semua komponen, termasuk pemerintah.
Selain itu juga melibatkan semua organisasi perangkat daerah (OPD) pemerintah kabupaten dan provinsi, karena mereka memiliki anggaran sesuai tugas dan fungsinya (tupoksi) masing-masing.
Ia mencontohkan program Genting yang digagas DP3AKKB Provinsi Banten salah satunya untuk pencegahan stunting.
“Kami optimistis dengan program Genting dipastikan tidak ada lagi anak-anak di daerah itu yang mengalami stunting akibat gizi buruk,” katanya .
Rohanah, seorang warga Kabupaten Lebak mengatakan dirinya merasa bersyukur mendapatkan bantuan bahan pokok, termasuk kacang ijo dan susu melalui program Genting yang disalurkan Pemprov Banten.
“Kami berharap perkembangan tubuh anaknya berusia dua tahun menjadi lebih baik dan tidak stunting setelah menerima bantuan bahan pokok yang memiliki kandungan gizi itu,” katanya. (*)







Discussion about this post