KABUPATEN TANGERANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang, Provinsi Banten, menggelar kegiatan gotong royong membersihkan sampah di bantaran sungai Tanjung Burung, Kecamatan Teluknaga pada Rabu, sebagai rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Wakil Bupati Tangerang Intan Nurul Hikmah mengatakan bahwa gerakan bersih hari ini merupakan langkah nyata pemerintah dalam menangani limbah sampah.
“Bersama dengan Dinas Lingkungan Hidup, Bank Indonesia, BUMN didampingi juga dari Forkopimcam Kecamatan Teluknaga, tidak hanya bersih-bersih sungai, tetapi juga meneguhkan tekad bersama-sama mengatasi persoalan sampah yang semakin kompleks di Kabupaten Tangerang,” ucap Intan usai menghadiri acara Aksi Bersih Satu Hari Untuk Bumi Merdeka Dari Sampah di Tangerang, Rabu.
Ia mengatakan bahwa sampah adalah permasalahan bersama yang harus selesaikan bersama seluruh pihak. Kendati, gerakan dan dukungan serta peran aktif masyarakat, komunitas, dunia usaha, termasuk generasi muda sangat diperlukan.
Ia menilai melalui gerakan gotong royong beban permasalahan sampah yang menjadi tantangan besar akan lebih mudah diselesaikan secara bersama.
“Melalui kegiatan hari ini, kita tunjukkan bahwa gotong royong masih menjadi kekuatan utama masyarakat Kabupaten Tangerang. Dengan bergotong royong dan bekerja bersama juga menumbuhkan kesadaran, membangun budaya bersih, dan menciptakan perubahan berkelanjutan,” tuturnya.
Ia juga meminta agar seluruh pihak untuk terus menerus menguatkan pemikiran untuk mengatasi sampah dengan semangat gotong royong.
“Awal dari gerakan berkelanjutan. Mulailah dari rumah masing-masing, dari lingkungan kita, dengan langkah sederhana seperti mengurangi plastik sekali pakai, memilah sampah, dan mengolahnya menjadi sesuatu yang bermanfaat,” kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat melaporkan bahwa kegiatan aksi bersih ini dilakukan untuk mewujudkan komitmen pemberdayaan daerah dalam pengelolaan sampah yang berkelanjutan dan meningkatkan partisipasi dan kesadaran masyarakat dalam menangani sampah.
“Kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah, karena kesadaran dan partisipasi ini mudah diucapkan tapi sulit untuk kita laksanakan,” ujarnya.
ia menambahkan kegiatan seperti pembersihan sungai dan penanaman mangrove yang membutuhkan lebih dari 300 orang tersebut juga untuk memperkuat sinergi antara pemangku kepentingan dalam penanganan sampah.
Ia pun berharap, kegiatan tersebut juga dapat dapat tercipta dampak positif bagi masyarakat dan kelestarian lingkungan serta menjadi inspirasi bagi seluruh kegiatan masyarakat untuk terus Bergerak bersama mewujudkan Kabupaten Tangerang yang bersih hijau dan bebas dari sampah.
“Kegiatan yang akan dilaksanakan yaitu meliputi River Clean Up sepanjang kurang lebih 1,7 Km di sungai Cisadane, penanaman mangrove di Muara Tanjung Burung, edukasi pengelolaan sampah di TPS 3R,” jelas dia. (*)

Discussion about this post