SERANG, BANPOS – Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 05 Universitas Banten Jaya (Unbaja) melaksanakan program kerja berupa pelatihan pembuatan tepung dari tulang ikan yang dipadukan dengan kegiatan edukasi kesehatan kepada masyarakat Kampung Simpang Tiga, Kelurahan Sawah Luhur.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengolah limbah tulang ikan menjadi produk bernilai tambah, sekaligus memperluas pengetahuan tentang pentingnya menjaga kesehatan keluarga.
Dalam pelatihan tersebut, mahasiswa KKM 05 UNBAJA mendemonstrasikan tahapan pembuatan tepung tulang ikan mulai dari proses pembersihan, perebusan, pengeringan, hingga penghalusan menjadi tepung yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan tambahan makanan.
Selain keterampilan pengolahan, tim KKM juga memberikan edukasi kesehatan mengenai gizi, pola hidup bersih, dan pentingnya konsumsi pangan bergizi seimbang.
Masyarakat terlihat antusias mengikuti kegiatan, ditandai dengan banyaknya pertanyaan serta keterlibatan langsung dalam praktik pembuatan tepung.
Salah satu kader posyandu menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian mahasiswa untuk membantu masyarakat mengembangkan potensi lokal sekaligus meningkatkan kesadaran kesehatan.
“Kami berharap ilmu yang kami bagikan dapat terus dipraktikkan dan bermanfaat, sehingga masyarakat tidak hanya lebih sehat tetapi juga dapat memperoleh peluang usaha dari produk olahan tulang ikan,” ujarnya.
Sementara itu, salah satu warga Kampung Simpang Tiga mengungkapkan apresiasinya atas kegiatan ini.
“Pelatihan ini sangat bermanfaat, karena selain bisa menambah wawasan tentang kesehatan, kami juga mendapat keterampilan baru untuk memanfaatkan tulang ikan yang selama ini hanya dibuang,” katanya.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, diharapkan masyarakat Kampung Simpang Tiga dapat lebih kreatif dalam memanfaatkan sumber daya yang ada serta semakin sadar pentingnya pola hidup sehat. (*)







Discussion about this post