TANGERANG, BANPOS – Program Makan Bergizi Banten mulai merambah pondok pesantren di Kabupaten Tangerang. Hal itu seiring dimulainya pengoperasian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pondok Pesantren Al-Badar, Desa Dangdeur Kecamatan Jayanti, Minggu (24/8).
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tangerang yang mewakili Bupati Tangerang dalam peluncuran SPPG tersebut mengatakan SPPG di Ponpes Al Badar merupakan dapur MBG pertama di tingkat pondok pesantren. SPPG ini merupakan yang ke-16 di Kabupaten Tangerang.
“Al-Badar merupakan ponpes pertama yang menjadi lokasi dapur MBG. Tentunya, ini merupakan bentuk pemerataan dalam meningkatkan kualitas gizi dan kesehatan di Kabupaten Tangerang, ”ujar Dadan, Minggu (24/8).
Dia menjelaskan MBG merupakan program prioritas Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan menyediakan makanan bergizi secara gratis kepada kelompok sasaran. Di antaranya anak-anak di sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui. Program ini juga bermanfaat meningkatkan kesehatan, gizi, dan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
“Program ini juga bertujuan mendukung ekonomi lokal melalui pemberdayaan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta memperkuat karakter siswa dengan penanaman nilai-nilai positif, ” kata Dadan, Minggu (24/8).
Dadan menjelaskan dengan bertambahnya SPPG maka jumlah penerima manfaat MBG terus meningkat. Sebanyak 61.786 warga Kabupaten Tangerang mendapatkan Makan Bergizi Gratis, baik anak sekolah, balita, ibu hamil, dan ibu menyusui.
“Semoga terus berkembang, dan semua masyarakat dapat merasakan manfaatnya secara keseluruhan, ” harapnya.
Di tempat yang sama, Pimpinan Ponpes Al Badar Waesul Qurni menambahkan SPPG di pesantrennya merupakan bukti nyata dukungan Bupati Tangerang terhadap kebijakan Presiden Prabowo. Dirinya juga berharap agar program MBG dapat menyasar seluruh wilayah yang ada di Kabupaten Tangerang.
“Alhamdulillah pada siang ini kita saksikan bersama peresmian dapur MBG di Ponpes Al-Badar. Semoga dengan diresmikannya dapur MBG ini, siswa dan santri di sini dapat berkembang, maju, dan berprestasi,” tandasnya.
Sebelumnya, program MBG juga merambah Kabupaten Serang seiring diresmikannya SPPG Yayasan Pondok Pesantren Bai Mahdi Sholeh Ma’mun, Desa Sindangheula, Kecamatan Pabuaran pada Jumat (22/8) lalu. SPPG tersebut diresmikan Gubernur Banten, Andra Soni.
Dalam sambutannya, gubernur menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan berbagai pihak dalam mendukung pelaksanaan program makan bergizi gratis.
“Alhamdulillah, hingga hari ini tercatat sudah ada 167 SPPG di Provinsi Banten, dengan 46 sekolah yang menjadi lokasi uji coba program makan bergizi gratis dan telah menjangkau lebih dari 25.600 siswa. Kami menyadari masih ada keterbatasan dalam pembaruan data di daerah, namun kami yakin sistem di BGN (Badan Gizi Nasional) sudah lebih komprehensif. Intinya, Pemprov Banten siap mendukung penuh agar pada akhir 2025 seluruh anak di Banten dapat menikmati program makan bergizi gratis,” ungkap Gubernur. (SATELITNEWS)

Discussion about this post