SERANG, BANPOS – Pihak Kepolisian hingga saat ini telah mengamankan dua orang petugas keamanan pabrik PT Genesis, dan memeriksa dua orang anggota Brimob atas peristiwa pengeroyokan wartawan dan staf Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) pada Kamis (21/8).
Tim yang dipimpin langsung oleh Kapolres Serang, AKBP Condro Sasongko, masih terus melakukan pencarian terhadap terduga pelaku lainnya yang saat ini telah dikantongi identitasnya.
Kapolres mengatakan, selain petugas keamanan pabrik, pelaku pengeroyokan diduga melibatkan oknum organisasi masyarakat (ormas) serta warga di sekitar pabrik.
Oleh karenanya, pihaknya telah mengerahkan anggota satreskrim menangkap pelaku lainnya.
“Masih ada pelaku lain yang masih kami kejar. Mereka adalah oknum ormas dan masyarakat sekitar perusahaan. Identitasnya sudah kami kantongi dan masih dalam pengejaran. Insyaallah secepatnya kami tangkap,” ujarnya.
Condro menerangkan, kedatangan rombongan Deputi Gakkum KLH ke PT Genesis, termasuk para awak media, dalam rangka melakukan upaya penutupan operasional karena pihak perusahaan telah melepas garis police line yang dipasang pihak KLH.
“Kedatangan tim KLH untuk melakukan tindakan menutup perusahaan agar tidak beroperasi setelah melepas plang segel yang dipasang pihak KLH karena melakukan pencemaran lingkungan,” terang Kapolres.
Kapolres menjelaskan pada tahun 2023, Tim Gakkum KLH telah memberikan peringatan karena terjadi pencemaran lingkungan.
Namun peringatan tersebut tidak diindahkan, sehingga petugas KLH didampingi Satreskrim Polres Serang melakukan penyegelan agar perusahaan menghentikan aktivitas produksi.
“Pada Februari kemarin, petugas KLH bersama-sama Satreskrim Polres Serang melakukan penyegelan agar perusahaan menghentikan aktivitas produksi,” jelasnya.
Karena mengetahui pihak perusahaan telah melepas segel dan kembali melakukan produksi, Tim KLH yang dipimpin Deputi Gakkum, Irjen Rizal Irawan, kembali mendatangi PT GRS untuk melaksanakan penutupan operasional.
“Jadi kedatangan Tim Gakkum hari ini untuk menutup operasional. Namun terjadi insiden pengeroyokan terhadap rekan jurnalis dan staf humas KLH,” tandasnya. (*)



Discussion about this post