JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/8/2025). Rupiah turun 0,35 persen ke level Rp 16.345 per dolar AS dibanding penutupan sebelumnya di Rp 16.289 per dolar AS.
Mayoritas mata uang Asia juga melemah terhadap dolar AS. Yen Jepang terkoreksi 0,07 persen, dolar Singapura minus 0,03 persen, dolar Taiwan turun 0,47 persen, yuan China melemah 0,05 persen, rupee India minus 0,22 persen, baht Thailand minus 0,10 persen, dan ringgit Malaysia minus 0,13 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang global naik tipis 0,02 persen ke posisi 98,53. Meski rupiah melemah terhadap dolar AS, mata uang Garuda justru menguat terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,39 persen ke Rp21.908 dan terhadap dolar Australia naik 0,45 persen ke Rp 10.490.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai pelemahan rupiah dipicu oleh penguatan dolar AS usai pernyataan hawkish Ketua The Fed Jerome Powell. “Dolar juga didukung oleh data PMI dan perumahan AS yang lebih kuat dari perkiraan,” ujarnya.
Sepanjang hari ini, rupiah diperkirakan bergerak di rentang Rp 16.250–Rp 16.400 per dolar AS. (RM.ID)

Discussion about this post