Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dorong Transaksi Non-tunai di Pasar Tradisional Bank Jakarta Raih 3 Penghargaan Digitalisasi Pasar

by Tim Redaksi
Agustus 22, 2025
in EKONOMI
Dorong Transaksi Non-tunai di Pasar Tradisional Bank Jakarta Raih 3 Penghargaan Digitalisasi Pasar

Getol mendorong penerapan transaksi non-tunai di sejumlah pasar tradisional di Jakarta, Bank Jakarta meraih penghargaan Mitra Perbankan dan Mitra Bank Literasi Keuangan pada ajang Lomba Digitalisasi Pasar.

JAKARTA, BANPOS – Getol mendorong penerapan transaksi non-tunai di sejumlah pasar tradisional di Jakarta, Bank Jakarta meraih penghargaan Mitra Perbankan dan Mitra Bank Literasi Keuangan pada ajang Lomba Digitalisasi Pasar.

Lomba Digitalisasi Pasar dilakukan secara kolaboratif antara Pemprov DKI Jakarta, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar Jaya, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Bank Indonesia (BI).

Baca Juga

Harga Daging Naik Melambung Pedagang Dilarang Mogok

Harga Daging Naik Melambung Pedagang Dilarang Mogok

Januari 26, 2026
Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun

Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun

Desember 14, 2025
Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax

Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax

November 20, 2025
Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma

Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma

November 17, 2025

Tujuannya, untuk mendorong pasar tradisional beralih ke sistem pembayaran digital demi menciptakan transaksi yang lebih cepat, aman, dan transparan.

Sebagai informasi, dari 153 pasar yang dikelola Perumda Pasar Jaya, sebanyak 20 pasar tradisional dijadikan lokasi percontohan.

Pasar-pasar tersebut dipilih secara acak dengan mempertimbangkan klasifikasi (kelas A, B, dan C) serta jumlah tempat usaha yang aktif.

Mereka bersaing dalam beberapa kategori, yakni Program Literasi Teraktif, Digitalisasi Keuangan Terbaik, dan Akses Keuangan Termasif.

Bank Jakarta memperoleh tiga kategori penghargaan sekaligus, di antaranya sebagai Mitra Perbankan Terbaik Kategori Pasar B (Pasar Koja) dan Pasar A (Pasar Mayestik), serta sebagai Mitra Bank Literasi Keuangan Terbaik Kedua.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Jakarta Pramono Anung kepada Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo yang disaksikan oleh Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Jakarta, Yosamartha; Kepala Otoritas Jasa Keuangan Jabodebek, Edwin Nurhadi di Main Hall Pasar Tanah Abang Blok B, Jakarta Pusat, Kamis (21/8/2025).

Gubernur Jakarta Pramono Anung dalam pidatonya usai memberikan penghargaan mengatakan, digitalisasi tidak bisa dihindarkan. Tetapi, kalau proses literasinya tidak dilombakan atau para perbankannya tidak diadu dan pasarnya tidak diamati, pasti tidak akan terjadi lompatan atau lonjakan.

“Maka ketika pada pembukaan Lomba Digitalisasi Pasar, saya tidak membayangkan bahwa kenaikannya bisa sangat signifikan. Pemakaian QRIS, termasuk transaksinya, ini menunjukkan apa yang kita lakukan bersama ini, menunjukkan kemajuan yang luar biasa,” ujarnya.

Dia menjelaskan, Jakarta memberikan kontribusi 16,61 persen terhadap GDP nasional dengan pertumbuhan 5,18 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional 5,12 persen.

“Artinya Jakarta tumbuh lebih baik. Salah satu faktor pendorongnya adalah digitalisasi,” imbuhnya.

Dengan digitalisasi, copet berkurang, primanisme menyusut, dan pasar Tanah Abang sebagai sentra pasar ASEAN, bisa kembali hidup.

“Karena itu saya mengapresiasi perbankan, BI, OJK, serta Pasar Jaya yang sudah berkolaborasi. Hasilnya luar biasa, penggunaan QRIS di 20 pasar meningkat hampir 47 persen, NPWP pedagang juga naik signifikan, dan transaksi e-commerce melonjak lebih dari 40 persen,” sambungnya.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Bank Jakarta, Agus H. Widodo menyampaikan terima kasih atas penghargaan yang diberikan kepada Bank Jakarta.

Ia juga menyampaikan bahwa Bank Jakarta menjadikan Lomba Digitalisasi Pasar ini sebagai ajang untuk mendorong literasi dan inklusi keuangan.

“Kami memandang digitalisasi pasar tradisional sebagai bagian dari transformasi ekosistem keuangan Jakarta,” tuturnya.

Upaya ini tidak hanya menghadirkan kemudahan transaksi melalui QRIS dan EDC, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi para pelaku UMKM untuk masuk dalam sistem keuangan formal.

“Bank Jakarta berkomitmen menjadikan digitalisasi sebagai fondasi pemberdayaan ekonomi kerakyatan yang berkelanjutan,” ujar Agus.

Kepala Pasar Mayestik, Dewi Ratna Furi, turut bersyukur Pasar Mayestik menerima penghargaan kategori “Pasar Digital Terbaik Tipe A” pada ajang Lomba Digitalisasi Pasar.

Dia juga menyambut baik berbagai upaya literasi keuangan yang dilakukan oleh industri perbankan, terutama Bank Jakarta, yang ditunjuk sebagai mitra utama Pasar mayestik dalam melakukan digitalisasi.

Dia menilai, kolaborasi antara Pasar Mayestik dan Bank Jakarta dalam ajang Lomba Digitalisasi Pasar merupakan langkah yang sangat positif dan strategis.

“Ini bukan sekadar tren, tapi sebuah kebutuhan untuk memastikan pasar tradisional tetap relevan dan berdaya saing di tengah era ekonomi digital,” ungkap Dewi.

Sekretaris Perusahaan Bank Jakarta, Arie Rinaldi, menyampaikan bahwa Bank Jakarta akan terus meningkatkan kolaborasi dengan Pasar Jaya serta mendorong digitalisasi pasar.

Ia bahkan menyebut, ajang ini menjadi momentum ke depan bagi Bank Jakarta untuk mendorong digitalisasi pasar-pasar di seluruh Jakarta.

“Kami meyakini digitalisasi pasar akan berdampak positif terhadap pemberdayaan UMKM dan akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” tutupnya. (RM.ID)

Tags: Agus H. WidodoBank JakartaDigitalisasi PasarLomba DigitalisasiPasar TradisionalPramono AnungQRISTransaksi Non-tunai
ShareTweetSend

Berita Terkait

Harga Daging Naik Melambung Pedagang Dilarang Mogok
EKONOMI

Harga Daging Naik Melambung Pedagang Dilarang Mogok

Januari 26, 2026
Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun
EKONOMI

Wow! Transaksi QRIS di Banten Capai Rp98,8 Triliun

Desember 14, 2025
Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax
NASIONAL

Pramono Anung Jelaskan Video Harimau Kerempeng di Ragunan Video Lama dan Hoax

November 20, 2025
Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma
NASIONAL

Akibat Ledakan di SMAN 72 Jakarta Banyak Siswa yang Minta Pindah Sekolah Diliputi Rasa Takut dan Trauma

November 17, 2025
Soal Dana Pemda Ngendap di Bank, Pramono Membenarkan, Koordinasi dengan BI-Kemendagri
NASIONAL

Soal Dana Pemda Ngendap di Bank, Pramono Membenarkan, Koordinasi dengan BI-Kemendagri

Oktober 23, 2025
Ipemi Ajak Pramono Jadikan Mall dan Hotel Sahabat UMKM, Dorong Ekonomi Lokal
EKONOMI

Ipemi Ajak Pramono Jadikan Mall dan Hotel Sahabat UMKM, Dorong Ekonomi Lokal

Oktober 17, 2025
Next Post
Wartawan Lebak Tuntut Polda Banten Copot Oknum Brimob Pelaku Kekerasan di Serang

Wartawan Lebak Tuntut Polda Banten Copot Oknum Brimob Pelaku Kekerasan di Serang

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh