SERANG, BANPOS – Semangat kader Ansor dan Banser di Provinsi Banten semakin membara menjelang acara pelantikan sekaligus Muskerwil PWNU Banten yang akan digelar di Alun-alun Barat Kota Serang pada 25 Agustus 2025 mendatang.
Ribuan kader GP Ansor dan Banser se-Banten pun dipastikan akan hadir untuk memeriahkan momentum bersejarah ini.
Ketua PW GP Ansor Banten, TB Adam Ma’rifat, menegaskan bahwa seluruh pengurus wilayah diwajibkan hadir tanpa terkecuali.
Menurutnya, pelantikan ini bukan sekadar seremoni, melainkan ajang konsolidasi besar yang akan menunjukkan kekuatan dan kebersamaan Ansor-Banser di tanah jawara.
“Setiap pengurus PW wajib ikut. Yang punya kendaraan pakai kendaraannya, yang masih kosong kasih tumpangan sahabatnya, yang gak punya nebeng. Yang gak punya duit, iuran. Yang kerja, pakai jatah cutinya. Yang sakit, cepat sehat terus berangkat. Semua harus kompak,” tegas TB Adam Ma’rifat.
Instruksi itu sekaligus menjadi penegasan bahwa Ansor Banten ingin menunjukkan soliditas di segala kondisi.
Tak ada alasan untuk absen, sebab seluruh kader dituntut menjaga marwah organisasi dan menunjukkan loyalitas dalam perjuangan.
Tak hanya soal kehadiran, Adam juga mengingatkan seluruh kader untuk mengenakan jas kebanggaan mereka.
“Pakai jas Ansor atau Banser-nya. Ini bukan sekadar pakaian, tapi identitas dan kehormatan kita,” ujarnya penuh semangat.
Pelantikan PWNU Banten kali ini mengusung tema ‘NU Berkhidmat Bersama Umat, Berpadu untuk Banten Maju’.
Tema tersebut selaras dengan komitmen NU untuk terus hadir di tengah masyarakat, memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah maupun penguatan spiritualitas umat.
Kader Ansor dan Banser dari berbagai kabupaten/kota di Banten telah menyiapkan diri.
Mereka rela meninggalkan rutinitas pekerjaan, bahkan mengambil cuti demi memastikan kehadiran dalam agenda besar ini.
Tidak sedikit pula yang menggalang solidaritas melalui iuran agar semua sahabat bisa hadir tanpa terkendala biaya.
Suasana menjelang pelantikan semakin terasa seperti sebuah kirab kebesaran. Barisan hijau khas Ansor dipastikan akan membanjiri Alun-alun Barat Kota Serang.
Yel-yel semangat, kibaran bendera NU dan Ansor, serta iringan doa diyakini akan menjadi simbol kebangkitan semangat kader di Banten.
Para kader menyebut kesiapan mereka dengan istilah ‘Ngabring’ bergerak bersama, berbondong-bondong, dan berbaris rapi menuju satu tujuan.
Istilah ini tak hanya menjadi slogan, melainkan refleksi nyata militansi Ansor Banser dalam menjaga agama, bangsa, dan negara.
Tak hanya itu, gelaran Muskerwil juga akan menjadi wadah merumuskan program strategis PWNU Banten ke depan.
Hal ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara NU dengan pemerintah daerah serta seluruh elemen masyarakat.
Momen ini sekaligus menjadi bukti bahwa GP Ansor Banten tidak hanya eksis dalam bidang kaderisasi, tetapi juga siap menjadi garda depan dalam pengabdian sosial, dakwah, dan pemberdayaan umat.
Dengan kesiapan pasukan yang telah dipastikan, pelantikan PWNU Banten diyakini akan berlangsung meriah sekaligus khidmat.
Semangat kebersamaan, loyalitas, dan militansi kader menjadi modal besar untuk melangkah ke depan, menjadikan NU dan Ansor semakin berdaya guna bagi Banten dan Indonesia. (*)






Discussion about this post