Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dugaan Penyelewengan Bantuan Sekolah, Aktivis Geruduk Kantor KCD Lebak

by Muhamad Wahyu
Agustus 19, 2025
in PERISTIWA
Dugaan Penyelewengan Bantuan Sekolah, Aktivis Geruduk Kantor KCD Lebak

Massa aksi berdemonstrasi di Kantor KCD Lebak pada Selasa (19/8)

LEBAK, BANPOS – Sejumlah aktivis yang tergabung dalam Gerakan Aksi Moral Mahasiswa (GAMMA) di Kabupaten Lebak melakukan aksi demonstrasi dengan tuntutan mendesak Dinas Pendidikan (Dindik) Banten, khususnya Kepala Kantor Cabang Dinas (KCD) Wilayah Lebak, memberikan sanksi terhadap sekolah penerima bantuan revitalisasi pendidikan tahun 2025.

Mereka menilai ada indikasi penyimpangan dalam pelaksanaan program tersebut di sejumlah SMA dan SMK.

Baca Juga

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026

“Karena ini berhubungan dengan keuangan negara dan pendidikan, kami mendesak Kepala KCD agar memberikan sanksi kepada sekolah penerima bantuan yang tidak sesuai pedoman, juknis, rencana anggaran biaya, maupun spesifikasi teknis. Bahkan bantuannya harus dicabut dan dana yang sudah digelontorkan dipintai kembali,” ujar Ketua Umum GAMMA, Ahmad Hudori, Selasa (19/8) di depan Kantor KCD Lebak.

Massa aksi juga meminta agar bangunan sekolah yang sudah berdiri dibongkar, karena diduga tidak sesuai mekanisme spesifikasi maupun RAB.

Dugaan itu muncul setelah adanya informasi bahwa proyek pembangunan dilakukan pihak ketiga. Padahal seharusnya program ini bersifat swakelola.

“Kami menduga hampir semua sekolah bermasalah. Sampling kami menemukan penyimpangan di lebih dari satu sekolah,” jelasnya.

Hudori menjelaskan, pihaknya berencana melanjutkan aksinya dengan demonstrasi di kantor Dinas Pendidikan Provinsi Banten pada Jumat (22/8).

Mereka juga menyiapkan langkah hukum dengan mendorong temuan ini ke aparat penegak hukum.

“Ada indikasi keterlibatan kepala desa dalam pemborongan proyek di salah satu sekolah. Karena itu kami juga akan berkoordinasi dengan Irjen Kementerian untuk memastikan apakah diselesaikan melalui mekanisme administrasi atau pidana,” tegasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KCD Dindik Banten Wilayah Lebak, Gugun Nugraha, menegaskan bahwa program revitalisasi pendidikan merupakan program pemerintah pusat yang dikucurkan langsung ke sekolah melalui mekanisme resmi.

“Program ini bagian dari reformasi birokrasi, untuk memangkas mata rantai anggaran dari pusat langsung ke sekolah. Tujuannya meningkatkan kegiatan belajar mengajar dan kualitas peserta didik,” jelasnya.

Menurut Gugun, setiap sekolah penerima bantuan diwajibkan didampingi konsultan perencana dan pengawas teknik sipil, termasuk melibatkan tenaga ahli dari Untirta yang ditunjuk Kementerian.

“Program revitalisasi ini dilaksanakan secara swakelola, agar efisien dan sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Evaluasi juga dilakukan langsung oleh Kementerian dan Inspektorat Jenderal yang melakukan pemeriksaan berkala, bahkan seminggu sekali melalui sistem,” ujarnya.

Ia menambahkan, KCD Lebak terus melaporkan perkembangan ke pimpinan di Dindik Banten.

“Kami hargai aspirasi teman-teman mahasiswa. Tapi untuk menilai pembangunan tentu harus kompeten di bidang teknik sipil. Saya serahkan sepenuhnya kepada mekanisme pengawasan, baik dari Kementerian maupun aparat penegak hukum. Mari kita kawal bersama agar program revitalisasi ini berjalan baik dan sesuai aturan,” tandasnya. (*)

Tags: Ahmad HudoriDemonstrasi mahasiswa LebakDinas Pendidikan BantenGAMMA LebakGugun NugrahaKabupaten LebakKCD LebaklebakPenyelewengan bantuan sekolahRevitalisasi pendidikan Banten
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026
EKONOMI

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026
Entertainment

Bawa Jargon “Ruhay”, Ainia Tampil Menarik di Aksi Indosiar 2026

Februari 28, 2026
Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi
PEMERINTAHAN

Anggaran Reses DPRD Lebak Tuai Sorotan, Publik Desak Transparansi

Februari 27, 2026
Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran
PEMERINTAHAN

Rezim Hasbi-Amir di Lebak Dituding Hambur-hamburkan Anggaran

Februari 26, 2026
Next Post
Kata Disnaker Lebak, Jangan Mau Bayar Untuk Masuk Kerja

Kata Disnaker Lebak, Jangan Mau Bayar Untuk Masuk Kerja

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh