LEBAK, BANPOS – Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Banten mengimbau wisatawan untuk tidak berenang di pantai selatan daerah itu karena tinggi gelombang mencapai 2,5 meter.
“Peringatan imbauan itu guna mencegah kecelakaan laut,” kata Ketua Balawista Kabupaten Lebak Erwin Komara Sukma dikonfirmasi di Rangkasbitung, Lebak, Selasa.
Imbauan yang dirilis dari BMKG tinggi gelombang perairan selatan Lebak, Selasa (19/8), berkisar 1,5 meter hingga 2,5 meter, sehingga wisatawan diimbau waspada dan tidak berenang di sekitar pantai.
Balawista Lebak rutin berjaga di berbagai destinasi wisata pantai setempat untuk memberikan pengamanan dan keselamatan wisatawan di pantai selatan Lebak.
“Kami minta wisatawan tidak berenang di lokasi pantai, karena khawatir terseret ombak besar,” katanya.
Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Febby Rizky Pratama mengatakan wisatawan yang berkunjung ke pantai selatan Lebak, mulai Pantai Bagedur, Tanjung Panto, Binuangeun, Suka Hujan, Cihara, Panggarangan, Bayah, Pulomanuk, hingga Sawarna agar tidak berenang guna mencegah kecelakaan laut.
Ia menyebut tinggi gelombang pantai selatan Lebak mencapai 2,5 meter membahayakan wisatawan yang berenang di pantai.
“Kami minta wisatawan agar mematuhi peringatan imbauan agar tidak menimbulkan kecelakaan laut,” katanya. (ANTARA)







Discussion about this post