JAKARTA, BANPOS – Hari ini, Presiden Prabowo Subianto akan berpidato dua kali, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta. Untuk menjaga stamina menghadapi jadwal yang padat, Prabowo melakukan persiapan dengan berenang.
Agenda Prabowo hari ini cukup padat. Pertama, pukul 09.00, akan menyampaikan Pidato Kenegaraan dalam Sidang Tahunan MPR. Kedua, pukul 14.28, akan menyampaikan Pidato Nota Keuangan RAPBN 2026 dalam Sidang Paripurna DPR.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengungkapkan, di sela persiapan intensif perumusan materi pidato, Prabowo tetap menjaga rutinitasnya dalam menjaga kebugaran. “Biasanya persiapannya Bapak Presiden itu berenang, supaya rileks,” kata Prasetyo, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Prasetyo menerangkan, dalam dua pidato itu, Prabowo akan menegaskan komitmen pada Asta Cita dan program prioritas pemerintahan 2024-2029. “Tentunya penekanan-penekanannya tidak akan keluar dari Asta Cita dan yang menjadi program-program prioritas,” ungkapnya.
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan atau Presidential Communication Office (PCO) Hasan Nasbi menerangkan, dari pidato nanti, publik akan memperoleh gambaran utuh langsung dari Presiden. Jadi, dia tidak bisa membocorkan isinya.
“Mohon maaf tidak bisa dibocorkan. Dua pidato ini perlu dinikmati pada waktunya,” ucap Hasan, dalam konferensi pers, di Kantor PCO, Gambir, Jakarta, Kamis (14/8/2025).
Hasan mengimbau semua pihak untuk menyimak pidato Prabowo langsung sesuai jadwal tanpa mencari-cari bocoran sebelumnya. “Kita harus belajar disiplin menunggu sampai waktunya. Tidak membiasakan memberikan bocoran A1, A2, atau A3,” imbuhnya.
Hasan menjelaskan, pidato kenegaraan Presiden akan menjadi momentum penting untuk memaparkan arah kebijakan fiskal, postur APBN, dan program prioritas pemerintah tahun depan. “Kita akan melihat dengan cukup terang bagaimana postur APBN dan apa saja program prioritas yang akan disampaikan Presiden,” terangnya.
Sidang MPR Dihadiri 1.251 Undangan
Sidang Tahunan MPR hari ini, akan dihadiri banyak pihak. Sekjen MPR Siti Fauziyah menyebut, total ada 1.251 undangan. Sebanyak 1.001 orang akan menempati ruang sidang utama Gedung Kura-kura. Sisanya, akan hadir di Aula Nusantara IV, Kompleks Parlemen.
Sidang Tahunan MPR 2025 adalah salah satu rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-80 RI. Agenda ini jadi ajang Presiden untuk memaparkan hal-hal yang telah dan akan dilakukan pemerintah. Bagi Prabowo, ini adalah Pidato Kenegaraan pertama, setelah dilantik jadi Presiden pada 20 Oktober 2024.
Berbeda dari sidang tahun sebelumnya, pelaksanaan Sidang Tahunan MPR 2025 kali ini digelar pada 15 Agustus, bukan 16 Agustus. Selain itu, agenda sidang juga bukan hanya pidato, tapi ada pemutaran video capaian kinerja Prabowo selama 300 hari memimpin Indonesia. (RM.ID)

Discussion about this post