SERANG, BANPOS – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah menegaskan pentingnya kepekaan sosial bagi mahasiswa saat terjun langsung ke masyarakat.
Mereka diharapkan mampu merespons persoalan yang muncul dengan bijak, demi terciptanya ketentraman dan kenyamanan dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesan itu disampaikan Bupati Ratu Zakiyah saat melepas peserta Kuliah Kerja Nyata (Kukerta) mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Assalamiyah, Kecamatan Jawilan, Rabu (13/8).
“Kukerta adalah hal yang baik bagi mahasiswa, sebab mereka terjun langsung ke masyarakat setelah belajar di kampus,” ujarnya di sela-sela acara.
Bupati mengingatkan, saat berada di tengah masyarakat, mahasiswa harus menjaga adab dan tatakrama, sekaligus menjadi pendengar yang baik.
“Kalian akan menemukan banyak persoalan yang harus cepat diselesaikan. Jangan biarkan masalah berlarut-larut,” tegasnya.
Kukerta mahasiswa STAI Assalamiyah tahun ini ditempatkan di tiga kecamatan, yakni Jawilan, Kopo, dan Pamarayan.
Menurut Bupati, kegiatan ini menjadi pembelajaran penting untuk membentuk kepedulian dan kepekaan mahasiswa terhadap masyarakat.
“Para mahasiswa harus mengimplementasikan ilmu dari bangku kuliah ke kehidupan nyata, beradaptasi cepat, dan menjaga nama baik kampus serta Kabupaten Serang,” pesannya.
Bupati juga mendorong mahasiswa untuk memiliki daya saing tinggi.
“Kita perlu SDM unggul untuk membangun Kabupaten Serang,” imbuhnya.
Ketua STAI Assalamiyah, Ukun Kurnia, mengaku bangga atas kunjungan tersebut.
“Sejak kampus ini berdiri, baru kali ini dikunjungi Bupati Serang. Kehadiran beliau menjadi motivasi bagi kami semua,” ucapnya.
Senada, Ketua Yayasan Bazari Syam, menegaskan Kukerta adalah bagian penting dari pembentukan karakter mahasiswa.
Ia pun membenarkan bahwa Bupati Ratu Zakiyah adalah bupati pertama yang hadir ke kampus tersebut.
“Beliau berasal dari pesantren, dan ini membuktikan santri bisa menjadi bupati. Ini motivasi besar bagi kita,” pungkasnya. (*)





Discussion about this post