SERANG, BANPOS – Perombakan besar-besaran terjadi di tubuh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) se-Provinsi Banten.
Pasalnya, seluruh Ketua DPD PKS se-Provinsi Banten telah diganti dengan sosok-sosok yang baru.
Pergantian tampuk kepemimpinan partai perkaderan ini, lantaran kepemimpinan ketua sebelumnya, telah mencapai batas maksimal yakni dua periode.
Pengumuman atas penetapan 8 Ketua DPD PKS se-Banten itu dilaksanakan dalam konferensi pers yang digelar oleh DPW PKS Provinsi Banten, Kamis (14/8).
Adapun daftar nama-nama yang kini menjabat sebagai Ketua DPD yaitu:
Ketua DPD PKS Pandeglang, Dodi Setiawan, menggantikan Tb. Asep Rafiudin Arief.
Ketua DPD PKS Lebak, Lili Sugiyanto, menggantikan Iip Makmur.
Ketua DPD PKS Kabupaten Tangerang, Sigit Parminto, menggantikan Rispanel Arya.
Ketua DPD PKS Kabupaten Serang, Oka Imron, menggantikan Agus Wahyudiono.
Ketua DPD PKS Tangsel, Mustopa, menggantikan Dadang Darmawan.
Ketua DPD PKS Kota Tangerang, Mustofa Ali, menggantikan Arief Wibowo.
Ketua DPD PKS Kota Serang, Ihyaudin Rosyadi, menggantikan Hasan Basri.
Ketua DPD PKS Kota Cilegon, Fery Budiman, menggantikan Amal Irfanuddin.
Ketua DPW PKS Banten, Najib Hamas, mengatakan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil penunjukkan langsung oleh DPP PKS.
Sementara pihaknya hanya mengumumkan hasil SK yang telah diumumkan secara virtual beberapa jam sebelumnya.
“Kita hanya mengusulkan nama-nama ke DPP untuk bisa mengisi Ketua DPD di daerah. Salah satunya meminta pendapat dan masukan dari tokoh PKS yang ada di daerah,” ujarnya.
Setelah hasil pengumuman, pihak DPW akan melakukan pertemuan lewat virtual dengan masing-masing ketua DPD periode yang baru dan lama se-Banten.
Hal itu dilakukan untuk menyelaraskan hasil putusan.
“Nanti malam kita akan rapat online pimpinan wilayah dengan pimpinan daerah untuk memastikan bahwa masa transisi kepengurusan harus clean dan clear,” tuturnya.
Selanjutnya, ia meminta kepada Ketua DPD yang telah ditunjuk untuk segera menyusun kepengurusan masing-masing dengan batas waktu 14 hari setelah penetapan ketua DPD.
“Setelah rapat online pimpinan daerah harus bulan bekerja besok. Agenda pertama yaitu menyiapkan upacara HUT RI sekaligus acara pendukung sesuai muatan lokal di masing-masing DPD,” tuturnya.
Menurut Najib, penetapan pimpinan daerah ini menjadi titik awal penguatan internal, sekaligus persiapan untuk menyongsong Pemilihan Umum (Pemilu) 2029 mendatang.
Bahkan, dalam lima tahun ke depan, PKS telah memiliki program untuk penguatan internal, yakni peningkatan kapasitas kader.
“Agenda pilkada akan dibahas dalam rakelwil dan rakerda di masing-masing daerah. Tapi gambaran besar bahwa 5 tahun ke depan secara nasional punya program penguatan kader dan kaderisasi, meningkatkan jumlah kader,” katanya.
“Tahun ketiga dan keempat konsolidasi untuk membangun komunikasi politik untuk Pemilu dan Pilkada ke depan,” tandasnya. (*)











Discussion about this post