SERANG, BANPOS – Ketahanan keluarga menjadi pondasi keberlanjutan dan keadaban bangsa. Orang tua hebat akan melahirkan anak-anak yang kuat, tangguh, dan adaptif.
Pesan itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Banten, Deden Apriandhi Hartawan, dalam Seminar Parenting bertema Orang Tua Hebat, Anak Kuat untuk Membangun Keluarga Tangguh di Era Digital, di Aula Pendopo Gubernur Banten, KP3B, Rabu (13/8).
“Ketahanan keluarga bukan hanya soal ekonomi atau fisik, tetapi juga spiritual, emosional, dan sosial,” ujar Deden.
Acara ini menghadirkan Pakar Neuro Parenting Aisyah Dahlan yang memaparkan strategi pengasuhan efektif di era digital. Materi meliputi penguatan komunikasi keluarga, literasi digital, hingga pembentukan karakter anak yang siap menghadapi tantangan zaman.
Menurut Deden, di era digital setiap keluarga harus melek teknologi, membangun komunikasi efektif di rumah, dan menanamkan nilai-nilai luhur.
“Yang terpenting kita juga harus mendampingi anak dalam penggunaan teknologi,” tegasnya.
Ia mengajak seluruh pihak memperkuat peran keluarga sebagai pusat pendidikan karakter, moral, dan etika.
“Mari jadikan rumah sebagai tempat aman, nyaman, dan penuh cinta, serta membangun budaya literasi digital yang sehat,” imbuhnya.
Pembina BKOW Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengapresiasi penyelenggaraan seminar ini.
“Terima kasih kepada narasumber utama, dr. Aisyah Dahlan, yang dikenal sebagai tokoh nasional di bidang neuro-parenting dan spiritualitas,” ujarnya.
Ketua BKOW Provinsi Banten, Irna Narulita Dimyati, menegaskan pentingnya sinergi pola asuh antara ayah dan ibu.
“Saya berharap kegiatan ini menjadi langkah awal mencetak generasi yang cerdas secara intelektual, matang secara emosional, dan kuat secara spiritual,” katanya.
Seminar ini digelar Pemprov Banten bersama Badan Kerja Sama Organisasi Wanita (BKOW) Provinsi Banten sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan keluarga di tengah derasnya arus digitalisasi. (*)







Discussion about this post