JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada awal perdagangan Rabu (13/8/2025). Rupiah naik 0,17 persen ke level Rp 16.262 per dolar AS, dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya di Rp 16.290 per dolar AS.
Pergerakan mata uang Asia terhadap dolar AS tercatat bervariasi. Dolar Singapura naik 0,05 persen, peso Filipina turun 0,04 persen, dan baht Thailand melemah tipis 0,01 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama menguat tipis 0,01 persen ke 97,93. Di sisi lain, rupiah melemah terhadap poundsterling Inggris 0,10 persen ke Rp 21.941, dan terhadap dolar Australia turun 0,18 persen ke Rp 10.603.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menjelaskan, penguatan rupiah didorong oleh pelemahan dolar AS menyusul meningkatnya prospek pemangkasan suku bunga oleh Federal Reserve (The Fed) pada September. Hal ini terjadi setelah data inflasi AS menunjukkan moderasi harga konsumen.
“Donald Trump yang mengancam akan menuntut Ketua The Fed Jerome Powell juga menekan dolar AS,” ujarnya.
Lukman memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp 16.200–Rp 16.300 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini. (RM.ID)

Discussion about this post