JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah dibuka melemah 0,08 persen ke level Rp 16.293 per dolar AS pada perdagangan pagi ini, dibanding penutupan kemarin di Rp 16.265 per dolar AS.
Mayoritas mata uang Asia justru menguat terhadap dolar AS. Dolar Singapura naik 0,05 persen, peso Filipina menguat 0,08 persen, dan baht Thailand menguat tipis 0,01 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap sejumlah mata uang utama melemah 0,06 persen ke 98,30. Rupiah mencatat penguatan terhadap beberapa mata uang lain, yakni euro (0,39 persen) ke Rp 18.735, poundsterling Inggris (0,28 persen) ke Rp 21.897, dan dolar Australia (0,42 persen) ke Rp 10.630.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menjelaskan, pelemahan rupiah terhadap dolar AS dipicu rebound mata uang AS setelah adanya perpanjangan penundaan tarif Amerika Serikat terhadap China.
“Investor juga mengantisipasi data inflasi AS yang akan dirilis malam ini, yang diperkirakan menunjukkan kenaikan harga,” ujarnya.
Lukman memproyeksikan rupiah bergerak di kisaran Rp 16.200 hingga Rp 16.350 per dolar AS sepanjang hari ini. (RM.ID)


Discussion about this post