Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kerap Bikin Gaduh, Wagub Dimyati Diminta Hati-hati Berbicara

by Edwin Mahesa
Agustus 11, 2025
in PEMERINTAHAN
Kerap Bikin Gaduh, Wagub Dimyati Diminta Hati-hati Berbicara

Ahmad Dimyati Natakusumah.

SERANG, BANPOS – Beberapa pernyataan yang disampaikan Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah, kerap menjadi sorotan banyak pihak karena dinilai sembrono dan menimbulkan kegaduhan.

Salah satunya dari Akademisi asal Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Ahmad Sururi.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026

Pemprov Tidak Anggarkan THR untuk PPPK Paruh Waktu

Maret 4, 2026
Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa

Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa

Februari 28, 2026

Ia mengatakan bahwa sebagai pejabat publik, Dimyati Natakusumah seharusnya bisa lebih berhati-hati dalam berbicara.

Sebab, kata dia, setiap ucapan yang disampaikan oleh pejabat publik bisa dianggap sebagai suatu kebijakan.

“Seorang pejabat publik itu kata-katanya atau statementnya bersifat publik kan. Kan dia (Dimyati Natakusumah, red) dipilih oleh masyarakat, jadi ‘kata-kata’ dari seorang pejabat publik itu juga bisa jadi sebuah kebijakan,” katanya kepada BANPOS, Senin (11/8).

Ia menuturkan, perkataan yang disampaikan oleh pejabat publik, apalagi seorang wakil kepala daerah, memberikan pengaruh dan dampak yang luas.

“Makanya seorang pejabat publik hati-hati saat berbicara. Apalagi kata-katanya asumsi subyektifitas pribadi. Kalau mengatasnamakan lembaga pemerintahan, itu kan juga dianggap bahwa yang diucapkan ya itulah kebijakannya,” kata Sururi. (*)

Tags: A Dimyati NatakusumahAhmad Sururietika komunikasi pejabatkebijakan pemerintah daerahkontroversi pejabatPemprov Bantenpernyataan pejabat publikProvinsi BantenUniversitas Sultan Ageng TirtayasaWakil Gubernur Banten

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
PEMERINTAHAN

Gelontorkan Rp75 Miliar, dari PNS sampai PPPK Paruh Waktu Pemprov Banten Kebagian THR

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Pemprov Tidak Anggarkan THR untuk PPPK Paruh Waktu

Maret 4, 2026
Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa
PEMERINTAHAN

Dua Kali Dicuekin Gubernur dan Ketua DPRD Banten, Forum Guru Kecewa

Februari 28, 2026
Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso
PEMERINTAHAN

Pemprov Banten Prioritaskan Bantuan Benih Untuk Lahan Puso

Februari 24, 2026
Bappeda Se-Banten Sinkronkan Arah Pembangunan 2027
PEMERINTAHAN

Bappeda Se-Banten Sinkronkan Arah Pembangunan 2027

Februari 21, 2026
Next Post
Lima Hektare Lahan di Mancak Disiapkan untuk Fasilitas Penyulap Sampah Jadi Listrik

Lima Hektare Lahan di Mancak Disiapkan untuk Fasilitas Penyulap Sampah Jadi Listrik

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh