JAKARTA, BANPOS – Sejak pertama kali diperkenalkan sebagai produk rakitan lokal dari pabrik Cikampek, AION V langsung mencuri perhatian.
Mobil listrik ini tidak hanya menjadi simbol kemajuan teknologi otomotif di Indonesia, tapi juga menjadi basis modifikasi yang sangat menjanjikan berkat desain futuristik dan fitur bawaan yang sudah lengkap.
Ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2025 menjadi panggung unjuk gigi bagi GAC Indonesia. Bagi pecinta petualangan, penampilan AION V versi modifikasi membuktikan bahwa mobil listrik juga bisa diajak menjelajah.
Menggunakan kelir hitam dan atap putih serta livery putih di side skirt, mobil ini tampil dengan aura adventure yang kuat. Banyak konsumen masih ragu dengan kapabilitas mobil listrik di medan berat atau kondisi minim penerangan.
AION V modifikasi ini hadir untuk menjawab keraguan tersebut. Dipoles dengan komponen aftermarket lokal berkualitas tinggi milik SONAX, tampilannya tetap gagah, fungsional, dan ramah lingkungan.
“Tema modifikasi ini hanya untuk menginspirasi bahwa mobil listrik masih bisa dimodifikasi dan tampil keren di jalan tanpa mengubah fungsionalnya,” kata Product Planning and Strategy GAC Indonesia, Iqbal Taufiqurrahman, dalam keterangannya, Senin (11/8/2025).
Seluruh aksesoris yang digunakan benar-benar berfungsi mendukung kebutuhan pengendara. Otoproject menghadirkan Anti Fall Off Trash Bin, tempat sampah mobil kapasitas 3,5 liter dengan dua sisi bukaan yang praktis dan kokoh meski mobil bermanuver ekstrem.
Car Cup Trash Bin berukuran mungil juga disematkan, menggunakan bahan premium dan dilengkapi 30 trashbag bonus, dengan sistem bukaan tap-to-open dan bukaan ganda.
Di bagian eksterior, Roofbox Solitaire berkapasitas 530 liter hadir dengan desain aerodinamis dan fitur Swiftlock untuk pemasangan cepat dan aman. Bisa dibuka dari dua sisi, materialnya tahan cuaca ekstrem.
Crossbar Expedition berbahan premium dengan dual lock system menopang Roofbox tersebut, mampu menahan beban hingga 75 kg dan mudah dipasang di atap AION V yang sudah memiliki roof rail. Untuk penerangan saat berpetualang, AION V modifikasi ini dilengkapi 15 lampu tembak UPS Waymaker UW6 berkekuatan 50 watt per unit, terpasang pada braket custom carbon steel 2 mm berfinishing powder coating.
“Sistemnya terhubung melalui DC power supply 12 volt 90 ampere, dua relayset high power 600 watt, kabel silicon rubber AWG 20, konektor XT60, dan wireless switch control. Lampu ini difungsikan sebagai penerang area camping, memanfaatkan sistem Vehicle to Load (V2L) bawaan AION V,” ujar Iqbal.
Tampilan semakin tangguh berkat velg HSR Mentawai 17 inci lebar 7,5 inci offset ET 45 berwarna glossy silver, dipadukan dengan ban Accelera Omikron CT ukuran 225/65 R17 yang andal di berbagai medan.
Sisi keamanan diperkuat dengan Dashcam Neo beresolusi 2K dan Full HD yang sanggup merekam jelas siang maupun malam, dilengkapi GPS, Wi-Fi internal, dan G-sensor untuk mengunci rekaman otomatis saat terjadi benturan.
Modifikasi ini membuktikan bahwa AION V mampu tampil gagah, menjelajah, dan tetap praktis digunakan sehari-hari. Kehadiran produk aftermarket lokal menunjukkan kesiapan industri otomotif Indonesia dalam mendukung ekosistem kendaraan listrik nasional.
“Modifikasi yang tampil di GIIAS bisa menjadi referensi untuk para pengguna EV, khususnya line-up AION V. Sejauh modifikasi dilakukan untuk kebutuhan harian tanpa mengubah sisi mesin dan kelistrikan, tampilannya bisa lebih naik kelas sesuai gaya modifikasi yang disenangi,” tutup Iqbal. (RM.ID)



Discussion about this post