Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Puluhan Siswa SDN 1 Curug Pandeglang Belajar di Kelas yng Masih Beralas Tanah

by Tim Redaksi
Agustus 7, 2025
in PENDIDIKAN
Puluhan Siswa SDN 1 Curug Pandeglang Belajar di Kelas yng Masih Beralas Tanah

Sejumlah siswa sedang belajar di SDN 1 Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, Kamis (7/8/2025).

PANDEGLANG, BANPOS – Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri (SDN) 1 Curug, Kecamatan Cibaliung, Kabupaten Pandeglang, Banten, terpaksa melaksanakan kegiatan belajar mengajar di dua ruang kelas yang kondisinya sangat memilukan, karena proyek pembangunan yang terbengkalai.

Guru dari SDN 1 Curug, Iwan Mulyawan, di Pandeglang, Kamis, menyatakan proyek pembangunan yang terbengkalai dari akhir tahun 2017 membuat para siswa/siswi harus belajar dengan kondisi kelas beralaskan tanah, dinding tanpa plesteran, serta rasa minder yang berdampak pada semangat belajar mereka.

Baca Juga

No Content Available

“Banyak siswa yang merasa minder dan enggan masuk kelas karena malu. Bahkan mereka sempat tidak mau masuk saat awal-awal,” ujarnya.

Kondisi ini memperburuk saat hujan, dimana lantai tanah berubah menjadi becek akibat air merembes masuk, sementara saat kemarau, debu menjadi masalah utama.

Melihat kondisi ini pihak sekolah mengambil kebijakan khusus, memperbolehkan siswa memakai sandal saat musim hujan untuk mengatasi lantai yang becek.

“Kami mengambil kebijakan khusus yakni memperbolehkan siswa memakai sandal. Selain itu mereka juga memang ada yang tidak mampu membeli sepatu, karena sebagian besar warga disini hanya bekerja sebagai petani,” katanya.

Iwan menuturkan pembangunan gedung sekolah yang baru rampung sekitar 60 persen ini terhambat, salah satunya karena akses jalan yang ekstrem. Jarak tempuh dari toko material terdekat mencapai 8-10 kilometer dengan kondisi jalan yang sulit, membuat pengiriman material terhambat.

Menurutnya, hal ini juga menjadi tantangan bagi para siswa serta para guru saat menuju ke sekolah yang harus melalui akses jalan yang cukup ekstrem dengan kondisi bebatuan dan licin pada saat musim hujan.

Selain tantangan infrastruktur sekolah, kata dia, siswa juga menghadapi perjalanan sulit. Siswa yang tinggal di seberang Sungai Walungan Curug sering kali tidak bisa masuk sekolah saat hujan deras karena khawatir banjir.

“Kami sangat memaklumi hal tersebut. Saat ini sebanyak 42 siswa kelas 3 dan 5 menempati dua ruang kelas tersebut,” katanya.

Ia mengatakan keluhan ini tidak hanya datang dari siswa, tetapi juga dari orang tua murid, sehingga pihak sekolah berharap pemerintah dapat segera memberikan solusi permanen, seperti program rehabilitasi, agar para siswa bisa belajar dengan nyaman dan memiliki rasa percaya diri seperti siswa di sekolah lainnya.

“Orang tua protes kenapa anak mereka ditempatkan di ruangan seperti itu. Kami sangat berharap pemerintah dapat segera melanjutkan pembangunan sekolah ini, agar para siswa dapat belajar dengan nyaman,” ujarnya. (ANTARA)

Tags: pembangunan terbengkalaiSDN 1 Curugsekolah dasar negri
ShareTweetSend

Berita Terkait

No Content Available
Next Post
SPPG Polres Metro Tangerang Menargetkan Pelayanan Bagi 4.000 Peserta

SPPG Polres Metro Tangerang Menargetkan Pelayanan Bagi 4.000 Peserta

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh