Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan

by Tim Redaksi
Agustus 6, 2025
in GAYA HIDUP
WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan

WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan

JAKARTA, BANPOS – Aplikasi perpesanan instan WhatsApp menghadirkan beberapa fitur perlindungan baru untuk mendeteksi dan mencegah tindakan penipuan.

“WhatsApp terus memperkuat perlindungan pengguna dengan menambahkan lapisan keamanan baru yang mendukung teknologi machine learning dalam mendeteksi dan memblokir akun penipuan secara massal,” kata WhatsApp dalam keterangan resminya, Rabu.

Baca Juga

Belasan Warga Merasa Ditipu Masuk Kerja di RSUD Labuan

Belasan Warga Merasa Ditipu Masuk Kerja di RSUD Labuan

Juni 12, 2025
Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten

Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten

Mei 28, 2025
Lakukan Penipuan, Pimpinan Salah Satu Ormas di Cilegon Ditangkap Polisi

Lakukan Penipuan, Pimpinan Salah Satu Ormas di Cilegon Ditangkap Polisi

Mei 26, 2025
Nama Nabil Jayabaya Dicatut Penipu, Ngaku Bawa Perintah Bupati

Nama Nabil Jayabaya Dicatut Penipu, Ngaku Bawa Perintah Bupati

Februari 26, 2025

Fitur-fitur perlindungan WhatsApp antara lain kartu konteks, kemudahan dalam memblokir dan melaporkan pesan mencurigakan, fitur untuk heningkan penelepon tak dikenal, serta pengaturan privasi yang memberi pengguna kendali atas siapa saja yang dapat menambahkan saya ke grup.

WhatsApp kini menampilkan pesan keamanan saat pengguna dimasukkan ke grup mencurigakan oleh orang di luar kontaknya. Pengguna akan mendapatkan informasi penting mengenai grup tersebut serta tips untuk menjaga keamanannya.

Selanjutnya, pengguna dapat langsung keluar dari grup tanpa perlu membuka percakapan. Jika pengguna merasa mengetahui grup tersebut, percakapan bisa dibuka untuk mendapatkan konteks lebih lanjut. Notifikasi akan dibisukan secara otomatis hingga pengguna memilih untuk tetap berada di grup.

Penipu juga seringkali memulai interaksi di platform lain sebelum mengarahkan pengguna untuk melanjutkan percakapan secara pribadi, seperti melalui WhatsApp.

Untuk melindungi pengguna dari hal ini, WhatsApp menghadirkan peringatan saat pengguna mengirimkan pesan ke seseorang yang tidak ada dalam daftar kontak. Melalui peringatan ini, aplikasi menyertakan informasi tambahan tentang pengirim pesan agar pengguna bisa lebih berhati-hati sebelum melanjutkan percakapan.

Selama enam bulan pertama tahun ini, tim keamanan WhatsApp dan Meta berhasil mengidentifikasi dan memblokir lebih dari 6,8 juta akun yang terhubung dengan pusat penipuan yang dijalankan oleh jaringan kejahatan terorganisasi.

“Kami terus berupaya memberantas pusat-pusat penipuan yang kerap melibatkan praktik kerja paksa dan dijalankan oleh jaringan kejahatan terorganisir, khususnya di wilayah Asia Tenggara,” kata WhatsApp.

Akun-akun ini berhasil dihentikan secara proaktif sebelum sempat digunakan oleh pelaku untuk menjalankan aksi penipuan mereka berkat hasil investigasi internal dan kolaborasi dengan penegak hukum.

WhatsApp menyarankan pengguna untuk selalu berhati-hati dan mempertimbangkan kembali sebelum merespons pesan yang mencurigakan, terutama jika berasal dari nomor yang tidak dikenal dan menawarkan uang dalam waktu yang singkat.

Agar tetap terlindungi saat menggunakan WhatsApp, pengguna bisa melakukan beberapa hal seperti periksa pengaturan privasi, gunakan verifikasi dua langkah, blokir dan laporkan akun yang mencurigakan, periksa informasi tambahan sebelum membalas pesan dari orang atau grup yang tidak dikenal.

Pengguna juga bisa menggunakan fitur heningkan penelepon tak dikenal serta mengunduh aplikasi WhatsApp versi resmi untuk menjaga keamanan akun. (ANTARA)

Tags: Penipuanpesan keamananWhatsApp

Berita Terkait

Belasan Warga Merasa Ditipu Masuk Kerja di RSUD Labuan
HUKRIM

Belasan Warga Merasa Ditipu Masuk Kerja di RSUD Labuan

Juni 12, 2025
Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten
HUKRIM

Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten

Mei 28, 2025
Lakukan Penipuan, Pimpinan Salah Satu Ormas di Cilegon Ditangkap Polisi
HUKRIM

Lakukan Penipuan, Pimpinan Salah Satu Ormas di Cilegon Ditangkap Polisi

Mei 26, 2025
Nama Nabil Jayabaya Dicatut Penipu, Ngaku Bawa Perintah Bupati
PERISTIWA

Nama Nabil Jayabaya Dicatut Penipu, Ngaku Bawa Perintah Bupati

Februari 26, 2025
Disnaker Lebak Ingatkan Masyarakat Hindari Lowongan Kerja Palsu
PEMERINTAHAN

Disnaker Lebak Ingatkan Masyarakat Hindari Lowongan Kerja Palsu

Januari 3, 2025
Polsek Rangkasbitung Ungkap Kasus Penipuan Berbasis Janji Pekerjaan
HUKRIM

Polsek Rangkasbitung Ungkap Kasus Penipuan Berbasis Janji Pekerjaan

Desember 20, 2024
Next Post
BBWSC3 Diminta Tertibkan Pedagang di Bantaran Sungai Pasar Kranggot

BBWSC3 Diminta Tertibkan Pedagang di Bantaran Sungai Pasar Kranggot

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh