JAKARTA, BANPOS – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mulai merelokasi para pedagang di Pasar Hewan Barito, Kebayoran Baru, ke kawasan Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Senin (4/8/2025).
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan, relokasi ini merupakan hasil kesepakatan bersama para pedagang dan Pemprov.
“Mereka sudah menandatangani akan pindah tanggal 3,” kata Gubernur Pramono di Hall A Gelanggang Mahasiswa
Relokasi ini, menurut Pramono, dilakukan demi kepentingan publik dan telah direncanakan sejak jauh hari. Pemprov DKI Jakarta juga telah menyiapkan lokasi baru yang layak di Lenteng Agung serta mendampingi proses perpindahan agar berlangsung tertib.
“Ya, mereka sudah menandatangani itu karena memang, ini kan bukan untuk kepentingan perseorangan, ini kepentingan publik,” kata Pramono di Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta Pusat, Minggu (3/8/2025).
“Dan mereka ketika mau menempati tempat itu, mereka sudah menandatangani itu. Dan mereka bersedia kapan saja di-inikan,” tambah Pramono.
Beberapa pedagang sempat mengajukan permintaan perpanjangan waktu relokasi. Namun, pemerintah menegaskan bahwa batas waktu relokasi tetap harus dipatuhi sesuai kesepakatan awal.
“Mereka sendiri yang menandatangani,” tegas Pramono, merespons permintaan sejumlah pedagang yang ingin menunda perpindahan.
Untuk memastikan proses relokasi berlangsung lancar, Pemprov DKI telah menyiapkan berbagai fasilitas dan sarana pendukung di lokasi baru. Dia menyebutkan bahwa perpindahan ini sudah diatur dengan baik agar para pedagang tidak mengalami gangguan usaha secara signifikan.
“Ini kan kita juga sudah menyiapkan relokasinya, kemudian kita atur mereka bisa berpindah dengan baik,” ujar Pramono.
Loksem Pasar Hewan Barito selama ini merupakan lokasi sementara yang digunakan oleh para pedagang hewan dan perlengkapan satwa. Relokasi ke Lenteng Agung merupakan bagian dari penataan kota dan optimalisasi ruang publik di kawasan Kebayoran Baru. (RM.ID)

Discussion about this post