JAKARTA, BANPOS – Nilai tukar rupiah dibuka menguat pada perdagangan Rabu pagi (30/7/2025). Rupiah tercatat menguat 0,21 persen ke level Rp 16.375 per dolar AS, dibandingkan penutupan sebelumnya di level Rp 16.409 per dolar AS.
Pergerakan mata uang di kawasan Asia terpantau bervariasi terhadap dolar AS. Dolar Singapura naik 0,11 persen, baht Thailand menguat 0,20 persen, ringgit Malaysia naik tipis 0,03 persen, sementara peso Filipina melemah 0,30 persen.
Sementara itu, indeks dolar AS terhadap enam mata uang utama melemah 0,10 persen ke posisi 98,54. Rupiah juga menunjukkan penguatan terhadap mata uang lain, yakni terhadap poundsterling Inggris sebesar 0,01 persen ke Rp 21.872, dan terhadap dolar Australia sebesar 0,04 persen ke Rp 10.668.
Analis pasar keuangan Lukman Leong menilai, penguatan rupiah terjadi seiring sikap wait and see investor menjelang sejumlah data ekonomi penting dari Amerika Serikat. Ia menyebutkan pelemahan data pasar tenaga kerja AS, khususnya JOLTS (Job Openings and Labor Turnover Survey), turut mendorong sentimen positif terhadap rupiah.
“Nilai tukar rupiah saat ini sedang dalam fase konsolidasi dengan potensi menguat. Investor cenderung menahan diri menantikan rilis data Produk Domestik Bruto (PDB) kuartal II AS serta hasil rapat FOMC malam ini,” jelas Lukman, Rabu (30/7/2025).
Ia memproyeksikan, sepanjang hari ini rupiah akan bergerak dalam rentang Rp 16.300 hingga Rp 16.450 per dolar AS. (RM.ID)



Discussion about this post