Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Gagal Didanai World Bank, Pemkot Cilegon Gandeng Investor Korea Bangun TPST Bagendung

by Lukman Hapidin
Juli 29, 2025
in PEMERINTAHAN
Gagal Didanai World Bank, Pemkot Cilegon Gandeng Investor Korea Bangun TPST Bagendung

Pemulung saat memilah sampah di TPSA Bagendung, Kota Cilegon, Jum'at (25/7). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

CILEGON, BANPOS – Rencana pembangunan Tempat Pengelolaan Sampah Terpadu (TPST) di Kelurahan Bagendung, Kota Cilegon, melalui skema pendanaan World Bank senilai Rp100 miliar dipastikan batal.

Pemerintah Kota (Pemkot) Cilegon kini tengah menjajaki kerja sama dengan investor asal Korea Selatan sebagai alternatif dalam penanganan sampah.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Sebelumnya, Pemkot Cilegon telah merencanakan pembangunan TPST di atas lahan seluas 1 hektare dengan dukungan dana dari World Bank.

Rencana ini sempat ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) bersama Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya di ruang rapat Wali Kota Cilegon, Rabu 21 Februari 2024.

Namun, rencana tersebut tidak dapat dilanjutkan lantaran pemerintah pusat membatalkan dukungan pendanaan dari World Bank.

“Program World Bank Rp100 miliar itu kan di-cancel, nggak jadi, ditarik oleh kementerian,” ujar Walikota Cilegon, Robinsar saat ditemui di Pemkot Cilegon, Senin (28/7).

Robinsar mengakui bahwa sejak awal TPST Bagendung sudah menghadapi sejumlah kendala, baik dari sisi manajemen maupun keterbatasan fasilitas.

“Sejak awal saya lihat ke Bagendung itu memang kondisinya tidak maksimal. Sampah dari BBJP tidak tertangani dengan baik, peralatan kurang, tenaga kerja juga belum maksimal,” jelasnya.

Menanggapi situasi tersebut, Pemkot Cilegon bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) segera mencari solusi alternatif yang lebih realistis.

Salah satu opsi kini dikembangkan adalah kerja sama dengan investor asal Korea Selatan yang menawarkan teknologi pengolahan sampah modern.

“Makanya kita sudah diskusi dengan DLH, dan jalin kerja sama dengan investor Korea untuk mengelola sampah Bagendung. Mesin mereka mampu mengolah hingga 170 ton sampah per hari, memilah sampah sebelum diproses dan dikirim ke Indonesia Power. Harapannya, awal tahun depan sudah bisa beroperasi,” ungkap Robinsar.

Ia menegaskan bahwa kerja sama ini lebih difokuskan pada upaya penanganan sampah secara berkelanjutan, bukan pada keuntungan semata.

“Yang nanti diolah itu sampah organik dan non organik. Poin utamanya bukan profit, tapi bagaimana pengelolaan bisa mengurangi sampah yang menumpuk,” katanya.

Teknologi yang akan digunakan seluruhnya didatangkan dari Korea, dengan sistem kerja sama yang bersifat kolaboratif. Sementara itu, peralatan yang saat ini tersedia akan tetapi dimanfaatkan selama masa transisi.

“Itu teknologi baru, alat-alatnya dari Korea semua. Yang sekarang ada, kita perbaiki dan maksimalkan dulu,” ujarnya.

Robinsar menambahkan, pola kerja sama ini akan mengedepankan prinsip saling mendukung dalam mewujudkan sistem pengelolaan sampah yang modern dan efisien.

“Dengan Korea ini nanti sistemnya kerja sama, bareng-bareng hasilkan pengelolaan sampah yang baik,” tandasnya. (*)

Tags: CilegonDLH CilegonIndonesia Powerinvestor Korea SelatanKota Cilegonpengelolaan sampah CilegonRobinsarsampah organikteknologi pengolahan sampahTPSA BagendungTPST BagendungWorld Bank
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Next Post
Polisi tetapkan empat tersangka kasus penghadangan taksi daring

Polisi tetapkan empat tersangka kasus penghadangan taksi daring

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh