Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

BEM NUS Banten: Cilegon Darurat Kekerasan Seksual

by Lukman Hapidin
Juli 29, 2025
in PERISTIWA
BEM NUS Banten: Cilegon Darurat Kekerasan Seksual

Sekretaris Bidang Advokasi dan Isu Strategis BEM NUS Banten, Tubagus Fajri Ramadhan. ISTIMEWA

CILEGON, BANPOS – Tingginya angka kasus pelecehan seksual terhadap anak di Kota Cilegon kembali menjadi sorotan.

Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Nusantara Banten menilai situasi ini sebagai tanda lemahnya sistem perlindungan terhadap anak dan mendesak adanya pembenahan menyeluruh.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Berdasarkan data Unit Pelaksana Teknis Daerah Perlindungan Perempuan dan Anak (UPTD PPA) di bawah Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3AP2KB) Kota Cilegon, tercatat 70 kasus pelecehan seksual terhadap anak terjadi selama periode Januari hingga Juni 2025.

Sekretaris Bidang Advokasi dan Isu Strategis BEM NUS Banten, Tubagus Fajri Ramadhan, menyayangkan angka kekerasan yang terus terjadi.

Ia menekankan pentingnya pendidikan berbasis kesadaran gender dan perlindungan diri sebagai langkah pencegahan utama.

“Pendidikan yang sadar gender, nilai, dan perlindungan diri harus diajarkan sejak dini. Jangan hanya mengandalkan sekolah, tapi rumah juga harus menjadi tempat yang aman. Orang tua adalah pengawal pertama anak,” ujar Fajri kepada BANPOS, Senin (28/7).

Ia juga menegaskan bahwa mahasiswa harus hadir secara aktif dalam isu perlindungan anak dan perempuan, tidak hanya melalui advokasi tetapi juga edukasi publik serta pengawasan terhadap kebijakan pemerintah daerah.

Hal senada disampaikan oleh Silvidianti, Perwakilan Bidang Kesehatan dan Pemberdayaan Perempuan BEM NUS Banten.

Ia menyebut kondisi ini sebagai darurat sosial yang memerlukan kesadaran kolektif untuk memperkuat sistem perlindungan anak.

“Ketika angka kekerasan seksual terhadap anak terus melonjak, kita tak bisa lagi hanya mengutuk pelaku. Kita harus bertanya, di mana sistem perlindungan kita selama ini? Pendidikan bukan sekadar ruang kelas, tapi juga ruang sadar, ruang untuk mengenal batas, mengenali bahaya, dan membekali keberanian untuk bersuara,” ucapnya.

Menurutnya, rumah, sekolah, bahkan ruang publik harus menjadi tempat yang aman bagi anak-anak.

“Jika negara lalai, kita mahasiswa tak boleh bungkam!,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Cilegon, Lia Nurlia Mahatma, membenarkan bahwa pihaknya menangani 70 kasus pelecehan seksual terhadap anak selama enam bulan pertama tahun 2025.

“Benar, itu data keseluruhan. Memang harus kita tangani secara aktif,” kata Lia saat ditemui di kantor Pemkot Cilegon, Senin (28/7).

Lia menilai bahwa keberanian masyarakat melapor menjadi salah satu indikator meningkatnya kesadaran terhadap perlindungan anak.

“Kalau dari saya, sisi positifnya adalah mereka sudah cerdas. Ketika masyarakat melaporkan, itu artinya mereka sadar dan peduli terhadap apa yang terjadi di lapangan,” ujarnya.

Ia menambahkan, pihaknya terus berupaya menekan angka kekerasan dengan pendekatan pelayanan yang aktif dan edukatif.

“Kami tidak tinggal diam. Penanganan dan pencegahan tetap kami kedepankan,” tandasnya. (*)

Tags: BEM NUS BantenCilegonCilegon darurat seksualDP3AP2KB Cilegonkekerasan seksual anakKota CilegonLia Nurlia Mahatmapelecehan seksual bantenPerlindungan anakSilvidiantiTubagus Fajri RamadhanUPTD PPA Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Next Post
Dengan Penuh Haru, Maesyal Ngaku Gagal Lindungi Anak di Kabupaten Tangerang

Dengan Penuh Haru, Maesyal Ngaku Gagal Lindungi Anak di Kabupaten Tangerang

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh