SERANG, BANPOS – Bupati Serang, Ratu Rachmatuzakiyah, menghadiri puncak acara HUT ke 46 Desa Sindangheula Kecamatan Pabuaran, Senin (28/7) siang.
Puncak HUT Desa Sindangheula dipusatkan di depan gerbang Bendungan Sindangheula yang disaksikan oleh ratusan masyarakat, tokoh masyarakat, unsur Muspika, dan lainnya.
Dalam acara itu, panitia juga menyerahkan piala bagi para pemenang berbagai lomba yang digelar dalam rangkaian HUT Desa Sindangheula.
Dalam sambutannya, Ratu Zakiyah mengatakan bahwa dalam pelaksanaan HUT, bukan perayaannya yang utama, namun merupakan cerminan dari kebersamaan.
“Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya kepada Pak Kades Suheli, alim ulama dan para pemuda yang bahu membahu menyukseskan acara ini,” katanya.
Zakiyah menekankan pentingnya untuk bersatu. Sebab, bersatu saja belum tentu kuat apalagi jika bercerai berai.
Kata Zakiyah, dalam persatuan itu ada kekuatan.
“Kita perlu kembali mengokohkan semangat kebersamaan untuk menjalin persatuan agar lebih kuat,” ujarnya.
Selain itu, Bupati juga menitipkan pesan kepada mayarakat untuk mengelola sampah dengan baik.
“Kita harus melakukan pengelolaan sampah dengan baik. Ciptakan inovasi dalam pengelolaan sampah sehingga masalah sampah bisa ditangani,” ujarnya.
Bupati juga berpesan agar menjaga kekompakan dan gotong royong di tengah masyarakat. Sebab, saat ini budaya gotong rotong mulai meredup.
“Oleh karena itu mari kita hidupkan kembali semangat gotong royong,” katanya.
Sementara Kepala Desa Sindangheula, Suheli, mengatakan bahwa Bupati selalu mendukung berbagai kegiatan di Sindangheula.
“Bupati ini sudah kita sangat kenal, sebelum jadi bupati pun selalu mensupport Sindangheula,” katanya.
Kata dia, tujuan kegiatan ini untuk menyatukan masyarakat.
Apalagi, di Sindangheula terdapat sebanyak 8.250 warga, dengan jumlah KK sekitar 3.000 dengan berbagai karakter.
“Saya mencoba dengan kegiatan HUT ini kota bersatu padu. Dan kegiatan ini rutin dilaksanakan setiap tahun,” katanya. (*)



Discussion about this post