JAKARTA, BANPOS – Dua raksasa Premier League, Arsenal dan Tottenham Hotspur, sempat melirik gelandang tangguh milik Aston Villa, Boubacar Kamara, di bursa transfer musim panas ini.
Tapi sayangnya, peluang transfer itu kini resmi tertutup.
Arsenal dan Spurs Sempat Menggoda
Dilansir dari TBR Football, baik Arsenal maupun Tottenham tercatat masuk dalam daftar peminat Kamara.
Keduanya bahkan sudah melakukan pendekatan awal untuk memboyong pemain asal Prancis tersebut ke London.
“Boubacar Kamara masuk dalam daftar panjang target lini tengah Arsenal musim panas ini. Tottenham juga sangat menyukainya dan telah mengajukan pertanyaan terkait transfer,” ungkap jurnalis senior TBR Football, Graeme Bailey.
Sayangnya, minat itu langsung ditolak mentah-mentah oleh Aston Villa.
Klub yang kini dibesut oleh Unai Emery itu menegaskan bahwa Kamara tak akan ke mana-mana dalam waktu dekat.
PSG Juga Mengincar
Bukan cuma klub Inggris, Paris Saint-Germain (PSG) juga disebut terpukau dengan performa Kamara, terutama saat bertemu Villa di ajang Liga Champions.
Klub asal Prancis itu kini dikabarkan akan terus memantau perkembangan sang pemain.
Kamara Perpanjang Kontrak hingga 2030
Langkah cepat pun diambil Villa untuk mengamankan aset berharganya itu. Kamara resmi menandatangani kontrak baru berdurasi panjang hingga tahun 2030.
“Saya sangat senang dengan kontrak baru ini. Saya tidak sabar kembali bermain di Villa Park,” kata Kamara dalam sesi wawancara di kamp pramusim Villa di Amerika Serikat.
“Keputusan ini sangat mudah. Saya senang di sini. Keluarga saya betah di Birmingham, saya suka tim dan pelatih, jadi semuanya terasa pas.”
Fokus Villa: Pertahankan Pemain Kunci
Meskipun belum banyak bergerak di pasar transfer, Aston Villa tampaknya lebih fokus mempertahankan pemain-pemain kunci mereka.
Selain mendatangkan Marco Bizot dan beberapa wonderkid termasuk Jaydee Canvot, mempertahankan Kamara dinilai sebagai ‘kemenangan’ terbesar mereka musim panas ini.
Untuk saat ini, Boubacar Kamara masih akan jadi andalan lini tengah Villa, meski ketertarikan dari klub-klub besar Eropa kemungkinan belum akan berhenti. (*)

Discussion about this post