JAKARTA, BANPOS – Resources Investment Limited, perusahaan investasi strategis yang berbasis di Uni Emirat Arab (UEA) telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) bersejarah dengan mitra dari Indonesia untuk kerja sama pembentukan Perusahaan Holding Investasi.
MoU yang didedikasikan untuk mendorong proyek-proyek berdampak tinggi di berbagai sektor utama di Indonesia ini ditandatangani oleh Direktur Redources Investment Limited Ali Alshimmari, Co-Initiator Kemitraan Indonesia Gamma Thohir, dan Mitra Co-Investor dari Indonesia Zagy Berian.
Berdasarkan kesepakatan ini, perusahaan holding akan menjadi platform untuk memobilisasi dan mengelola modal investasi. Di samping memfasilitasi transfer teknologi, pemberdayaan lokal, dan penyelarasan regulasi.
Sektor energi terbarukan akan menjadi prioritas utama. Kerja sama ini akan membangun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) berkapasitas 50 MW, dengan rencana pengembangan hingga 100 MW dan lebih, yang difokuskan untuk kawasan industri. Demi mempercepat transisi hijau di Indonesia.
Gamma Thohir, Co-Initiator kemitraan Indonesia menegaskan posisi Indonesia dalam kerja sama ini. Menurutnya, Indonesia siap untuk memimpin.
“Kami tidak sekadar menyambut investasi. Kami turut merancangnya. Melalui inovasi, wawasan lokal, dan arah nasional yang jelas, kami akan mempercepat transisi energi hijau secara masif,” ujar Gamma, Kamis (24/7/2025).
Menurutnya, kemitraan ini adalah sinyal bahwa Indonesia serius, siap, dan memiliki posisi unik untuk mengubah visi menjadi dampak nyata.
Tak hanya membidik sektor energi, perusahaan holding ini juga mempersiapkan investasi di sektor infrastruktur digital, serta proyek-proyek inovatif dan layanan masyarakat, seperti dapur umum dan akses internet pedesaan.
Terkait hal ini, Ali Alshimmari, Direktur Resources Investment Limited mengatakan, pihaknya
percaya pada kemitraan yang memberikan nilai jangka panjang dan dampak berani.
“Kesepakatan ini bukan sekadar langkah maju. Ini adalah lompatan menuju masa depan bersama. Kami tidak hanya membawa modal, tetapi juga keyakinan, kapabilitas, dan komitmen,” papar Ali.
Perusahaan holding ini merepresentasikan visi besar yang dibangun di atas teknologi, keunggulan operasional, dan keselarasan strategi bersama.
Ini akan menjadi platform sentral untuk menyelaraskan proyek-proyek dengan prioritas nasional, serta memastikan implementasi yang gesit dan dapat diperluas.
Sementara Zagy Berian, Mitra Co-Investor dari Indonesia menekankan, pihaknya berkomitmen untuk bergerak cepat, cerdas, dan terarah.
“Kolaborasi ini dibangun di atas ambisi bersama. Kami percaya proyek-proyek ini akan menetapkan standar baru dalam hal inovasi, dampak, dan kecepatan,” tutur Zagy.
“Kendaraan investasi ini siap bergerak dengan prinsip pembangunan berkelanjutan,” imbuhnya.
Setiap area investasi dalam kerja sama ini akan didukung oleh entitas operasional spesifik sektor di bawah naungan perusahaan holding. Demi memastikan pelaksanaan yang terfokus dan dapat diskalakan.
Para pihak akan mengadopsi model investasi bertahap, dengan keputusan pendanaan yang didasarkan pada proses uji tuntas yang ketat dan proposal proyek yang disetujui bersama. (RM.ID)


Discussion about this post