Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kemendikdasmen Buka Kembali Program BIPA di Rusia

by Tim Redaksi
Juli 23, 2025
in PEMERINTAHAN
Kemendikdasmen Buka Kembali Program BIPA di Rusia

Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Rusia dibuka di Moskow, Rusia, pada Senin (21/7/2025).

JAKARTA, BANPOS – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa (Badan Bahasa) membuka kembali Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) di Rusia untuk meningkatkan jumlah penutur Bahasa Indonesia yang kini telah ditetapkan menjadi bahasa resmi di sidang umum UNESCO.

Sebanyak 149 orang peserta BIPA dari berbagai kalangan di Rusia akan mengikuti program pembelajaran secara daring pada level BIPA 1 hingga BIPA 6 sampai akhir 2025.

Baca Juga

Muhammadiyah Apresiasi Kinerja Dua Kadernya yang Masuk 10 Menteri Terbaik

Muhammadiyah Apresiasi Kinerja Dua Kadernya yang Masuk 10 Menteri Terbaik

Oktober 21, 2025
Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Permainan Roblox Bagi Pelajar

Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Permainan Roblox Bagi Pelajar

Agustus 4, 2025
MPLS Ramah Awali Pembelajaran yang Menggembirakan

MPLS Ramah Awali Pembelajaran yang Menggembirakan

Juli 17, 2025
Mahasiswa Cipayung Plus saat menggelar konferensi pers.

Birokrasi dan Kepemimpinan Dinilai Gagal

Oktober 26, 2023

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti dalam keterangan resmi di Jakarta, Rabu(23/07/2025), menekankan pentingnya peran strategis Bahasa Indonesia di kancah internasional.

“Bahasa Indonesia kini menjadi salah satu bahasa resmi Sidang Umum UNESCO. Melalui Program BIPA, kita berharap makin banyak warga negara asing yang mengenal Indonesia melalui bahasanya, sehingga nantinya akan bermanfaat untuk kepentingan pariwisata, ekonomi, budaya, dan diplomasi,” kata Mendikdasmen.

Mendikdasmen juga mengajak masyarakat terus membangun semangat Trigatra Bangun Bahasa, yakni utamakan Bahasa Indonesia, lestarikan bahasa daerah, dan kuasai bahasa asing.

Ia berharap BIPA menjadi wadah strategis untuk mempererat hubungan Indonesia dan Rusia yang telah terjalin erat sejak era Presiden Soekarno.

“Dengan penguasaan Bahasa Indonesia oleh warga Rusia dan sebaliknya, kita dapat memperkuat fondasi hubungan persahabatan kedua negara yang kaya akan sejarah dan budaya,” ucap Mendikdasmen.

Sementara itu Kepala Badan Bahasa Hafidz Muksin mengemukakan pentingnya keberlanjutan Program BIPA sebagai bagian dari upaya pemerintah membuat Bahasa Indonesia mendunia.

Menurutnya, minat belajar Bahasa Indonesia terus tumbuh secara global karena sejak 2015 Pemerintah Indonesia memberikan dukungan penuh melalui fasilitasi penyediaan pengajar dan materi ajar BIPA.

Hingga Juni 2025 sebanyak 2.213 penugasan pengajar telah dilakukan untuk memfasilitasi lebih dari 200 ribu peserta pada 772 lembaga BIPA yang tersebar di 57 negara.

“Peningkatan fungsi bahasa Indonesia sebagai bahasa internasional merupakan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 dan diperkuat melalui Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014. Fasilitasi Program BIPA kini dilakukan melalui tiga skema penugasan pengajar, yaitu penugasan pengajar dari Indonesia untuk pembelajaran secara luring (tatap muka), penugasan pengajar dari Indonesia untuk pembelajaran secara daring, dan penugasan pengajar lokal,” kata Hafidz.

Ia mengatakan pengembangan Program BIPA untuk KBRI Moskow telah dilaksanakan pada periode 2017-2020 untuk memfasilitasi lembaga penyelenggara Program BIPA di Rusia yang meliputi KBRI Moskow, Lomonosov Moscow State University, dan Kazan Federal University.

Kini dengan dukungan tujuh pengajar BIPA yang akan mengajar secara daring, kelas BIPA di KBRI Moskow dibuka kembali untuk periode 21 Juli hingga 31 Desember 2025.

Duta Besar (Dubes) RI untuk Federasi Rusia dan Republik Belarus Jose Antonio Morato Tavares mengapresiasi seluruh peserta yang telah menunjukkan minat besar terhadap Bahasa Indonesia.

“Saya menghargai semangat para siswa. Belajar bahasa Indonesia adalah langkah awal yang penting dalam mempererat hubungan Indonesia dan Rusia. Terima kasih kepada Kemendikdasmen, Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa, dan semua pihak atas dukungan berkelanjutan untuk program ini. Kita semua sedang membangun jembatan persahabatan antara Indonesia dan Rusia,” ujar Jose.

Acara itu dipandu menggunakan Bahasa Indonesia dan Bahasa Rusia oleh pelajar BIPA dari Rusia yang telah fasih berbahasa Indonesia.(ANTARA)

Tags: Abdul Mu'tiKementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen)Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA)UNESCO

Berita Terkait

Muhammadiyah Apresiasi Kinerja Dua Kadernya yang Masuk 10 Menteri Terbaik
NASIONAL

Muhammadiyah Apresiasi Kinerja Dua Kadernya yang Masuk 10 Menteri Terbaik

Oktober 21, 2025
Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Permainan Roblox Bagi Pelajar
NASIONAL

Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Permainan Roblox Bagi Pelajar

Agustus 4, 2025
MPLS Ramah Awali Pembelajaran yang Menggembirakan
PENDIDIKAN

MPLS Ramah Awali Pembelajaran yang Menggembirakan

Juli 17, 2025
Mahasiswa Cipayung Plus saat menggelar konferensi pers.
PEMERINTAHAN

Birokrasi dan Kepemimpinan Dinilai Gagal

Oktober 26, 2023
Next Post
Bank Jakarta Dukung Digitalisasi Pasar Di Jakarta

Bank Jakarta Dukung Digitalisasi Pasar Di Jakarta

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh