Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Kembali Diperiksa Kejagung, Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Tidak Kelimis Lagi

by Tim Redaksi
Juli 16, 2025
in HUKRIM
Kembali Diperiksa Kejagung, Mantan Menteri Pendidikan Nadiem Tidak Kelimis Lagi

Mantan Mendikbudristek Nadiem Makarim usai diperiksa Kejagung (Foto: Tedy O Kroen/RM)

JAKARTA, BANPOS – Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim kembali diperiksa Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop senilai Rp 9,9 triliun, Selasa (15/7/2025). Dalam pemeriksaan kedua ini, penampilan Nadiem berubah. Dia tak lagi necis dan klimis seperti pemeriksaan pertama.

Nadiem tiba di Gedung Jaksa Agung Muda Pidana Khusus (Jampidsus), Jakarta, pukul 08.57 WIB. Dia tampil dengan kemeja krem lengan panjang, membawa tas jinjing besar berwarna hitam di bahu. Pengacara kondang Hotman Paris dan tim hukumnya turut mendampingi.

Baca Juga

Oknum Jaksa Kejati Banten Kena OTT Saat Statusnya Sudah Tersangka

Oknum Jaksa Kejati Banten Kena OTT Saat Statusnya Sudah Tersangka

Desember 19, 2025
Sidang Nadiem Makarim Masih Dibantarkan,Kasus Korupsi Chromebook Ditunda

Sidang Nadiem Makarim Masih Dibantarkan,Kasus Korupsi Chromebook Ditunda

Desember 16, 2025
Kejagung Periksa Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam Kasus Suap Pajak Kemenkeu

Kejagung Periksa Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam Kasus Suap Pajak Kemenkeu

November 26, 2025
Praperadilan Nadiem Ditolak, Status Tersangka Sah

Praperadilan Nadiem Ditolak, Status Tersangka Sah

Oktober 14, 2025

Saat tiba di Kejagung, Nadiem tak banyak bicara. Dia hanya tersenyum dan memberi salam kepada awak media sebelum masuk ke Gedung Bundar Jampidsus.

Pemeriksaan berjalan 9 jam lebih. Nadiem baru keluar pukul 18.07 WIB. Durasi pemeriksaan ini lebih singkat sedikit banding pemeriksaan pertama pada 20 Juni lalu, yang memakan waktu hampir 12 jam.

Keluar dari Gedung Bundar, Nadiem tampak lelah. Rambutnya agak kusut. Meski begitu, dia tetap berusaha tersenyum saat diberondong pertanyaan wartawan mengenai materi pemeriksaan.

Nadiem memulai pernyataannya dengan mengucapkan salam. “Baru saja selesai panggilan kedua saya,” imbuhnya.

Mantan Bos Gojek ini lalu menyampaikan ucapan terima kasih ke Kejaksaan Agung. “Saya ingin berterima kasih sebesar-besarnya kepada pihak Kejaksaan, karena memberikan saya kesempatan untuk memberikan keterangan terhadap kasus ini,” ucapnya.

Namun, Nadiem menolak berkomentar lebih jauh seputar materi pemeriksaan yang ditanyakan penyidik. “Terima kasih, sekali lagi untuk teman-teman media, izinkan saya kembali ke keluarga saya,” ucapnya, menutup wawancara. Selanjutnya, Nadiem bergegas masuk ke mobilnya yang telah standby di depan Gedung Bundar.

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Harli Siregar menyatakan, penyidik mendalami sejumlah hal kepada Nadiem. Termasuk fungsi pengawasan dalam pengadaan Chromebook dari tahap perencanaan, pelaksanaan, hingga kondisi saat ini. “Antara lain terkait dengan bagaimana fungsi-fungsi pengawasan yang dilakukan dalam konteks pengadaan Chromebook,” kata Harli.

Kejagung juga menggali substansi program pengadaan laptop dan bantuan perangkat teknologi informasi dan komputerisasi (TIK) senilai hampir Rp 10 triliun, yang dananya berasal dari satuan pendidikan (Rp 3,582 triliun) dan dana alokasi khusus (Rp 6,399 triliun).

Harli menerangkan, dalam kasus ini, lebih dari 40 saksi telah diperiksa. Namun, dia tak merinci identitas para saksi itu. “Ada beberapa pihak yang juga dipanggil untuk diperiksa. Biasanya setelah terkonfirmasi hadir baru kami informasikan,” ujarnya.

Nadiem telah dicekal untuk bepergian ke luar negeri selama enam bulan sejak 19 Juni 2025. Kejagung menduga ada pemufakatan jahat yang mengarahkan tim teknis untuk membuat kajian pengadaan Chromebook tahun 2020.

Pada hari yang sama, Kejagung juga menjemput paksa mantan Staf Khusus Nadiem, Ibrahim Arif, dari rumahnya. Ibrahim tiba di Gedung Bundar sekitar pukul 14.38 WIB dan langsung digiring ke ruang penyidikan.

“Iya, benar, yang bersangkutan, IA dibawa penyidik Jampidsus untuk diperiksa,” terang Harli.

Kuasa hukum Ibrahim, Indra Haposan Sihombing memprotes langkah paksa itu. Indra menyebut, kliennya masih berstatus saksi dan sudah mengajukan surat penundaan pemeriksaan sejak Senin (14/7/2025).

“Seharusnya tidak boleh seperti itu. Kami sudah menyampaikan surat permintaan penundaan. Kami memastikan klien tidak kabur. Tetapi tadi dari pihak keluarga mengabarkan Mas Ibrahim dibawa oleh jaksa,” ujar Indra, di Kejagung, Selasa (15/7/2025).

Baik Nadiem maupun Ibrahim masih berstatus saksi dan dicekal. Indra menduga penyidik melakukan konfrontasi antara Ibrahim dengan Nadiem, meski belum diberi penjelasan resmi soal alasan penjemputan paksa. (RM.ID)

Tags: Ibrahim ArifKasus Pengadaan LaptopKejagungNadiem Makarim

Berita Terkait

Oknum Jaksa Kejati Banten Kena OTT Saat Statusnya Sudah Tersangka
HEADLINE

Oknum Jaksa Kejati Banten Kena OTT Saat Statusnya Sudah Tersangka

Desember 19, 2025
Sidang Nadiem Makarim Masih Dibantarkan,Kasus Korupsi Chromebook Ditunda
NASIONAL

Sidang Nadiem Makarim Masih Dibantarkan,Kasus Korupsi Chromebook Ditunda

Desember 16, 2025
Kejagung Periksa Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam Kasus Suap Pajak Kemenkeu
NASIONAL

Kejagung Periksa Eks Dirjen Pajak Suryo Utomo dalam Kasus Suap Pajak Kemenkeu

November 26, 2025
Praperadilan Nadiem Ditolak, Status Tersangka Sah
NASIONAL

Praperadilan Nadiem Ditolak, Status Tersangka Sah

Oktober 14, 2025
Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Nadiem Tetap Sah
NASIONAL

Praperadilan Ditolak, Status Tersangka Nadiem Tetap Sah

Oktober 14, 2025
Kejagung Harap Hakim MA Konsisten, Terpidana Korupsi Asabri Bakal Ajukan Peninjauan Kembali
NASIONAL

Kejagung Harap Hakim MA Konsisten, Terpidana Korupsi Asabri Bakal Ajukan Peninjauan Kembali

Oktober 3, 2025
Next Post
Warga Berkebutuhan Khusus Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Ciujung

Warga Berkebutuhan Khusus Asal Tangerang Ditemukan Tewas di Sungai Ciujung

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh