Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Harga gabah di Lebak dan Pandeglang Naik Rp7.000 Per kilogram

by Tim Redaksi
Juli 16, 2025
in EKONOMI
Harga gabah di Lebak dan Pandeglang Naik Rp7.000 Per kilogram

Harga gabah kering pungut (GKP) di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Provinsi Banten menembus Rp7.000 perkilogram usai memanen padi dengan menggunakan mesin pemanen padi (combine harvester), sehingga petani dapat meraup keuntungan hingga jutaan rupiah per hektare

KABUPATEN LEBAK, BANPOS – Harga gabah kering pungut (GKP) di Kabupaten Lebak dan Pandeglang, Provinsi Banten menembus Rp7.000 perkilogram usai memanen padi dengan menggunakan mesin pemanen padi (combine harvester), sehingga petani dapat meraup keuntungan hingga jutaan rupiah per hektare.

“Harga gabah Rp7.000 itu di atas harga patokan pemerintah (HPP) Rp6.500 per kilogram,” kata Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Produksi Benih Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Ade Fathony di Lebak, Rabu.

Baca Juga

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026

Diundang Pemdes, Gudang Wings Labuan Mangkir

Maret 4, 2026

Harga GKP menembus Rp 7.000 kilogram tersebut “dinikmati” kelompok tani di Kecamatan Malingping Kabupaten Lebak dan Kecamatan Cikeusik Pandeglang.

Saat ini, petani di dua daerah tersebut tengah memasuki musim panen raya hingga ribuan hektare.

Harga gabah (GKP) di tingkat penggilingan di Kabupaten Lebak menembus Rp7.000 per kilogram dari sebelumnya Rp6.300 per kilogram.

Kenaikan harga gabah itu, karena harga beras di pasar juga naik hingga di tingkat penggilingan Rp12.500 per kilogram.

Selain itu juga kenaikan gabah dapat meningkatkan pendapatan ekonomi petani dengan produksi rata -rata enam ton per hektare dan jika harga GKP Rp7.000 per hektare maka bisa menghasilkan uang Rp49 juta per hektare.

Pendapatan Rp49 juta itu dipotong dengan biaya pengelolaan produksi Rp15 juta per hektare, sehingga petani bisa meraup keuntungan bersih Rp34 juta selama empat bulan.

“Kami sebagai pembina petani bidang kompetensi pembenihan varietas unggul itu berharap usai panen segera dilakukan kembali tanam,” katanya.

Rohadi (55) seorang petani Malingping Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya beruntung harga gabah menembus Rp7.000 per kilogram, karena petani belum seluruhnya musim panen juga dampak kenaikan harga beras di tingkat penggilingan.

Mereka penampung GKP itu diterima oleh pengepul , sehingga berdampak terhadap kesejahteraan petani.

“Kita sepanjang sejarah baru kali pertama bisa menjual GKP Rp 7.000 per kilogram, sehingga bisa meraup keuntungan bersih sekitar Rp35 juta per hektare,” kata Rohadi.

Bambang (60) pemilik penggilingan beras PD Cahaya Warunggunung Kabupaten Lebak mengatakan, pihaknya menampung GKP dari petani dengan harga Rp7.000 per kilogram dari sebelumnya Rp6.500 per kilogram.

Melonjaknya harga gabah dipicu naiknya harga beras di pasaran hingga harga eceran tertinggi (HET) Rp12.500 per kilogram.

“Kami sendiri memasok beras dengan harga Rp12.500 per kilogram hingga 30 ton per bulan ke Pasar Tradisional Rangkasbitung,” katanya.

Bambang mengatakan, permintaan beras untuk pasar cenderung meningkat, sehingga dapat memicu kenaikan gabah di tingkat penggilingan.

Saat ini, kata dia, harga beras jenis medium KW 1 dijual Rp13.500 per kilogram, KW 2 Rp12.500 per kilogram dan KW 3 Rp11.600/kilogram.

“Kami yakin kenaikan beras itu dipastikan kehidupan petani menjadi lebih baik,” katanya.

Kepala Bidang Produksi Dinas Pertanian Kabupaten Lebak Deni Iskandar mengatakan, pemerintah menyambut positif dengan harga gabah kering simpan di tingkat penggilingan Rp7.000/kg dan lebih tinggi dibandingkan HPP Rp6.500/kg.

Melonjaknya harga gabah itu dipastikan tingkat pendapatan ekonomi petani lebih baik dan dapat bermuara meningkatkan kesejahteraan kehidupan keluarga mereka.

“Kami minta petani yang sudah panen agar kembali melakukan percepatan tanam guna meningkatkan produksi pangan masyarakat,” katanya. (ANTARA)

Tags: Gabahgabah keringGKPHPPKabupaten LebakPandeglang
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Disnakertrans Pandeglang Bakal Tindaklanjuti Aduan Pekerja Gudang PT Gudang Wings Labuan

Maret 5, 2026
PEMERINTAHAN

Kata Pj Sekda, PNS sampai PPPK Paruh Waktu di Lebak Bakal Dapat THR

Maret 5, 2026
EKONOMI

Pengangguran di Kabupaten Lebak Melonjak

Maret 5, 2026
PERISTIWA

Diundang Pemdes, Gudang Wings Labuan Mangkir

Maret 4, 2026
PEMERINTAHAN

Anggota Komisi X DPR RI Soroti Kasus Stunting di Lebak Tertinggi Kedua di Banten

Maret 3, 2026
Gudang Wings Labuan Disorot Soal Jam Kerja dan BPJS
PERISTIWA

Gudang Wings Labuan Disorot Soal Jam Kerja dan BPJS

Maret 1, 2026
Next Post
DKP intensifkan pembinaan KWT Demi kemandirian pangan

DKP intensifkan pembinaan KWT Demi kemandirian pangan

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh