Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Cerita Perjalanan Ke Rusia, Menuju Perairan Arktik, Putar Arah Di Langit Timur Tengah

by Tim Redaksi
Juli 4, 2025
in INTERNASIONAL
Cerita Perjalanan Ke Rusia, Menuju Perairan Arktik, Putar Arah Di Langit Timur Tengah

Suasana Red Square di Kota Moskow, Rusia, yang banyak dikunjungi warga lokal dan turis asing.

JAKARTA, BANPOS – Wartawan Rakyat Merdeka Wahyu Suryani berkesempatan mengunjungi Kota Moskow dan Pevek di Rusia bersama wartawan dari Uzbekistan, Kirgistan, Afrika Selatan dan Ghana pada 21 Juni-1 Juli 2025. Kunjungan ini untuk melihat teknologi modern yang dimiliki Rosatom berupa Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terapung (Floating Nuclear Power Plant/FNPP). Berikut ini laporannya. Kamis (04/07/2025)

Dari meriahnya parade kemenangan Rusia di Red Square, Moskow, hingga lanskap terpencil di Kota Pevek yang diselimuti kabut Arktik, perjalanan 11 hari saya sangat berkesan. Bahkan sebelum sampai di Rusia, petualangan sudah dimulai.

Baca Juga

Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata

Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata

September 22, 2025

Penerbangan saya dari Bandara Internasional Soekarno Hatta (Soetta) di Jakarta, harus transit terlebih dulu di Dubai. Perjalanan ini ditempuh selama hampir 8 jam. Selanjutnya, penerbangan dari Dubai ke Moskow yang seharusnya ditempuh selama lima jam, terpaksa harus memutar untuk menghindari wilayah udara di Timur Tengah yang sedang bergejolak.

Perang Iran dengan Israel mengharuskan semua maskapai yang melewati langit-langit negara tersebut berputar arah. Penerbangan saya memutar jauh melewati langit Pakistan, sehingga menambah waktu perjalanan hingga dua jam di udara.

Sebuah pengalaman tak terduga sebelum akhirnya menginjakkan kaki di Kremlin.

Mendengar kata Rusia, saya membayangkan sulitnya masuk ke negara ini, penjagaannya pasti ketat banget. Mungkin karena sering menonton film-film agen sehingga ada rasa takut juga ketika saya menuju pintu imigrasi di Bandara Internasional Domodedovo, Moskow. Maklum, baru pertama kali menginjakkan kaki di sini.

Tapi tak sampai 5 menit, rasa takut itu hilang. Petugas imigrasi yang cantik hanya tersenyum kepada saya sambil melihat-lihat paspor dan visa yang ada di dalamnya. Wah, lega rasanya. Aman, tidak ada pertanyaan. Begitu saya membatin. Pemeriksaan imigrasi pun lancar.

Kunjungan saya ke Negeri Beruang Merah atas undangan Rosatom, Badan Usaha Milik Negara (BUMN milik Rusia) yang bergerak di bidang energi nuklir. Agenda kunjungan adalah mengunjungi Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Terapung (Floating Nuclear Power Plant/FNPP) Akademik Lomonosov di perairan Arktik, Kota Pevek.

Tiba di Kota Pevek, sambutan hangat dari warga lokal dan Suku Chukchi, penduduk asli yang tinggal di bukit dan menjaga tradisi mereka dengan teguh di tengah pembangunan kota tersebut, dapat menghangatkan suhu dingin dan kabut yang saya rasakan.

Namun, sebelum ke Kota Pevek, saya singgah dulu dua malam di Moskow. Mencoba naik kereta bawah tanah, saya menyempatkan diri jalan-jalan ke Red Square. Soalnya ada yang bilang, “Belum ke Rusia kalau belum ke Red Square”. Wisatawan wajib ke tempat ini. Penasaran dong…

Di Red Square, saya melihat keramaian masyarakat dan penampilan teater di panggung acara yang telah disiapkan. Ada juga yang berfoto-foto, bersenda gurau dan bernyanyi.

Kebetulan sore itu masyarakat Moskow sedang merayakan Hari Kemenangan Rusia. Pantas saja, di tengah keramaian, ada barisan pasukan militer unjuk gigi berjalan membelah kerumunan warga. Pasukan itu juga tak lepas dari jepretan foto masyarakat yang berkunjung ke sana.

Saya mengagumi sejumlah bangunan bersejarah khas Rusia yang tersebar di sekitar Red Square. Bagi saya, ini bukan sekadar perjalanan biasa. Ini seperti menjelajahi dunia modern dan kearifan kuno di ujung bumi. (RM.ID)

Tags: DomodedovoKirgistanMoskow.UzbekistanWahyu Suryani
ShareTweetSend

Berita Terkait

Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata
INTERNASIONAL

Jelang Pidato Prabowo Di PBB: Sejarah, Diplomasi Peradaban Dan Pariwisata

September 22, 2025
Next Post
Niat Marc Klok Pensiun Di Persib Bandung

Niat Marc Klok Pensiun Di Persib Bandung

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh