Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Ketua MPR Ingatkan Menteri: Jangan Jadi Beban Presiden

by Tim Redaksi
Juni 26, 2025
in PARLEMEN
Ketua MPR Ingatkan Menteri: Jangan Jadi Beban Presiden

Ketua MPR Ahmad Muzani.

JAKARTA, BANPOS – Ketua MPR Ahmad Muzani mengingatkan para menteri di Kabinet Merah Putih, jangan bikin gaduh dengan kebijakan yang kurang matang.

Dikutip dari Rakyat Merdeka, Muzani juga meminta para menteri jangan jadi beban bagi Presiden Prabowo Subianto. Pesan Muzani ini disampaikan usai beberapa kali terjadi kegaduhan akibat kebijakan di tingkat kementerian.

Baca Juga

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Januari 31, 2026
Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

Desember 9, 2025
DPRD Desak DPUPR Pandeglang untuk Lakukan Penanganan Cepat Jembatan Ambruk di Pasirnangka

DPRD Desak DPUPR Pandeglang untuk Lakukan Penanganan Cepat Jembatan Ambruk di Pasirnangka

Desember 9, 2025

Kebijakan yang membuat protes masyarakat itu, baru reda setelah Presiden turun gunung mengambil alih.

“Para pembantu Presiden perlu memberikan kajian yang lebih komprehensif, lebih mendalam. Dengan begitu, keputusan yang diambil tidak menjadi masalah baru di tingkat presiden,” kata Muzani kepada wartawan di Gedung DPR/DPD/MPR, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6/2025).

Muzani kemudian menyoroti sejumlah kebijakan Pemerintah yang bikin geger publik. Di antaranya menyangkut sengketa batas wilayah empat pulau antara Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.

uzani menilai Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian seharusnya dapat menyelesaikan masalah tersebut melalui kajian teknokratik yang memadai.

“Masalah seperti ini sebenarnya dapat diselesaikan di tingkat kementerian. Tidak harus Presiden yang turun tangan langsung,” ungkap Sekjen Partai Gerindra itu.

Muzani juga menyebutkan, Presiden seharusnya hanya difokuskan pada isuisu yang bersifat strategis dan berdampak besar terhadap pembangunan nasional.

“Presiden perlu difokuskan pada persoalan-persoalan yang lebih strategis, lebih bermakna, dan berdampak luas bagi kepentingan bangsa ke depan,” tegas Muzani.

Seperti diketahui, selama 8 bulan pemerintahan berjalan, ada sejumlah kebijakan menteri yang bikin Presiden harus turun tangan. Pertama kenaikan PPN dari 11 menjadi 12 persen.

Protes terhadap kebijakan ini akhirnya mereda setelah Presiden membatalkan kebijakan tersebut. Kedua, soal larangan pengecer menjual gas elpiji 3 kilogram.

Kebijakan ini membuat warga kesulitan mendapatkan gas dan harus antre hingga berjam-jam. Akhirnya, kebijakan ini dibatalkan Presiden.

Ketiga, penundaan pengangkatan Calon Aparatur Sipil Negara (CPNS) 2024. Keputusan ini membuat kekecewaan dari para CPNS yang sudah lulus seleksi.

Presiden akhirnya memutuskan, agar dilakukan percepatan pengangkatan paling lambat Juni 2025.

Keempat, soal polemik tambang di Raja Ampat yang menuai protes keras masyarakat. Lagi-lagi, Presiden harus turun tangan untuk mencabut dan membatalkan izin bagi perusahaan tambang di Raja Ampat.

Kebijakan lain yang juga membuat gaduh yakni soal sengketa empat pulau Aceh-Sumatera Utara (Sumut). Masuknya 4 pulau Aceh menjadi milik Sumut, membuat protes dan ketegangan di Aceh. Presiden yang sedang melakukan kunjungan ke luar negeri kembali turun tangan membatalkan keputusan tersebut.

Terakhir, persoalan masyarakat Pulau Enggano, Bengkulu, yang sudah terisolasi selama empat bulan. Prabowo kemudian mengeluarkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk mengatasi masalah di sana.

Pengamat Komunikasi Politik sekaligus pendiri Lembaga KedaiKOPI Hendri Satrio (Hensat) mendukung pernyataan Muzani.

Meskipun sebelumnya Presiden bilang cukup puas dengan kinerja menteri, nyatanya ada sejumlah kebijakan yang memang bikin gaduh. Akibatnya, Presiden harus turun tangan meredakan kegaduhan.

“Pak Prabowo bilang puas. Tapi menurut saya, ada ya yang bermasalah. Terutama dari segi komunikasi. Misalnya, soal empat pulau Aceh dan Sumatera Utara, dan hal kontroversi lainnya,” kata Hensa kepada Rakyat Merdeka, semalam. (RM.ID)

Tags: Ahmad MuzaniPartai GerindraPrabowo Subianto
ShareTweetSend

Berita Terkait

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC
KESRA

Gerindra Cilegon Bedah Rumah Janda Tanpa WC

Januari 31, 2026
Prabowo-Sufmi  Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi
NASIONAL

Prabowo-Sufmi Bertemu Lagi Di Istana, Bahas Bencana Dan Ekonomi

Desember 16, 2025
PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana
NASIONAL

PRIMA Apresiasi Teguran Presiden kepada Kepala Daerah yang Absen Saat Bencana

Desember 9, 2025
DPRD Desak DPUPR Pandeglang untuk Lakukan Penanganan Cepat Jembatan Ambruk di Pasirnangka
NASIONAL

DPRD Desak DPUPR Pandeglang untuk Lakukan Penanganan Cepat Jembatan Ambruk di Pasirnangka

Desember 9, 2025
Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh
INTERNASIONAL

Presiden Indonesia Janji Perbaiki Sawah dan Hapus Utang Petani Saat Tinjau Lokasi Banjir Aceh

Desember 8, 2025
Prabowo Minta Pembahasan Wacana Amandemen UUD 1945 Tidak Tergesa-gesa
NASIONAL

Prabowo Minta Pembahasan Wacana Amandemen UUD 1945 Tidak Tergesa-gesa

Desember 5, 2025
Next Post
KPK usut pengadaan di Setjen MPR dengan periksa enam saksi

KPK usut pengadaan di Setjen MPR dengan periksa enam saksi

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh