Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

KCIC Catat 50 Kali Gangguan Operasional Whoosh

by Tim Redaksi
Juni 25, 2025
in EKONOMI
KCIC Catat 50 Kali Gangguan Operasional Whoosh

Petugas menemukan layang layang yang tersangkut di jaringan listrik whoosh

JAKARTA, BANPOS – Memasuki masa liburan sekolah, KCIC mencatat peningkatan signifikan gangguan perjalanan Whoosh akibat layang-layang yang menyangkut di jaringan listrik jalur kereta cepat.

Pada Juni 2025, telah terjadi 50 kali gangguan operasional yang disebabkan oleh layang-layang yang tersangkut pada Overhead Catenary System (OCS) atau jaringan Listrik Aliran Atas (LAA).

Baca Juga

Promo Whoosh November: KCIC Diskon 20% Persen Tiket Rombongan

Promo Whoosh November: KCIC Diskon 20% Persen Tiket Rombongan

November 12, 2025
Transaksi Online Whoosh Naik 6 Persen, KCIC Luncurkan Dua Kanal Baru

Transaksi Online Whoosh Naik 6 Persen, KCIC Luncurkan Dua Kanal Baru

Oktober 21, 2025
Socia Garden Menggelar Festival Layang – Layang Raksasa Di Karawang

Socia Garden Menggelar Festival Layang – Layang Raksasa Di Karawang

Juli 14, 2025
KCIC Gandeng Kepolisian Untuk Tertibkan Layang-layang di Sekitar Jalur Whoosh

KCIC Gandeng Kepolisian Untuk Tertibkan Layang-layang di Sekitar Jalur Whoosh

Juli 9, 2025

Salah satu gangguan terbaru terjadi pada Senin, 23 Juni 2025, yang menyebabkan keterlambatan perjalanan Whoosh hingga 50 menit dan membuat sejumlah perjalanan Whoosh terhambat.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, menjelaskan bahwa jumlah gangguan akibat layang-layang mengalami peningkatan sejak April dan Mei.

“Awal tahun kami hanya mencatat sekitar 7 hingga 8 kejadian per bulan. Namun sejak April dan memasuki libur sekolah, jumlahnya melonjak menjadi lebih dari 20 kejadian per bulan. Ini harus menjadi perhatian serius semua pihak,” ujar Eva dikutip Selasa (24/6/2025).

Eva juga menegaskan, bahwa bermain layang-layang dalam radius 500 meter dari sisi kiri dan kanan jalur rel sangat tidak diperbolehkan. Layang-layang yang tersangkut di kabel LAA dapat menyebabkan korsleting listrik, pemadaman aliran listrik, gangguan operasional perjalanan, hingga ancaman keselamatan perjalanan kereta cepat yang melaju hingga 350 km/jam.

“Setiap kali terdeteksi ada benda asing seperti layang-layang yang tersangkut, petugas harus menurunkan kecepatan kereta, bahkan menghentikan perjalanan sejenak untuk memastikan keamanan dan mencopot layang-layang tersebut,” lanjut Eva.

Gangguan terbanyak terjadi di wilayah Bandung Barat, Cimahi, dan Bandung, tepatnya antara Stasiun Padalarang dan Tegalluar Summarecon, di mana permukiman warga cukup dekat dengan jalur Whoosh dan aktivitas bermain anak-anak meningkat saat liburan.

Sebagai langkah antisipasi, KCIC secara aktif melakukan sosialisasi langsung ke warga dan sekolah-sekolah yang berada di sekitar jalur operasional Whoosh.

Sejak April hingga Juni 2025, KCIC telah melaksanakan lebih dari 20 kegiatan sosialisasi yang fokus pada edukasi mengenai bahaya aktivitas di dekat jalur kereta cepat dan pentingnya menjaga keselamatan operasional.

KCIC juga menyiagakan lebih dari 530 personel keamanan yang tersebar di seluruh stasiun dan sepanjang jalur operasional Whoosh. Para petugas ini melakukan patroli setiap 500 meter selama 24 jam penuh untuk mencegah potensi gangguan seperti layang-layang yang tersangkut di jalur Whoosh.

KCIC juga bersinergi dengan TNI, Polri, dan aparat kewilayahan dalam memastikan area jalur tetap steril dari benda asing maupun aktivitas berbahaya.

Sebagai bagian dari pengawasan terintegrasi, KCIC juga mengoperasikan 1.773 unit CCTV yang tersebar di rel, stasiun, dan kantor operasional. Kamera-kamera ini memberikan pemantauan real-time terhadap seluruh aktivitas di area penting, termasuk mendeteksi dini ancaman seperti layang-layang atau benda asing lainnya yang dapat membahayakan keselamatan perjalanan Whoosh.

Langkah-langkah ini merupakan bagian dari komitmen KCIC untuk menjaga keamanan dan kenyamanan penumpang dan keselamatan perjalanan Whoosh, terutama saat periode libur sekolah kali ini.

“Kami mengimbau seluruh masyarakat, khususnya orang tua dan guru, agar bersama-sama menjaga anak-anak untuk tidak bermain layang-layang dekat jalur Whoosh. Keselamatan adalah tanggung jawab bersama,” tutup Eva. (RM.ID)

Tags: KCICLayang layangwhoosh
ShareTweetSend

Berita Terkait

Promo Whoosh November: KCIC Diskon 20% Persen Tiket Rombongan
EKONOMI

Promo Whoosh November: KCIC Diskon 20% Persen Tiket Rombongan

November 12, 2025
Transaksi Online Whoosh Naik 6 Persen, KCIC Luncurkan Dua Kanal Baru
NASIONAL

Transaksi Online Whoosh Naik 6 Persen, KCIC Luncurkan Dua Kanal Baru

Oktober 21, 2025
Socia Garden Menggelar Festival Layang – Layang Raksasa Di Karawang
PARIWISATA

Socia Garden Menggelar Festival Layang – Layang Raksasa Di Karawang

Juli 14, 2025
KCIC Gandeng Kepolisian Untuk Tertibkan Layang-layang di Sekitar Jalur Whoosh
NASIONAL

KCIC Gandeng Kepolisian Untuk Tertibkan Layang-layang di Sekitar Jalur Whoosh

Juli 9, 2025
Sejarah Baru, Whoosh Sukses Layani 10 Juta Penumpang
EKONOMI

Sejarah Baru, Whoosh Sukses Layani 10 Juta Penumpang

Juni 26, 2025
KCJB
PERISTIWA

KCJB Uji Gandengkan Kereta Inspeksi Dan Penumpang

Juni 26, 2023
Next Post
IHGS Kembali Menghijau, Dibuka Pada Posisi 6.908

IHGS Kembali Menghijau, Dibuka Pada Posisi 6.908

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh