Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

AHY Ungkap 3 Langkah Hadapi Urbanisasi Dan Krisis Iklim

by Tim Redaksi
Juni 25, 2025
in POLITIK
AHY Ungkap 3 Langkah Hadapi Urbanisasi Dan Krisis Iklim

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

JAKARTA, BANPOS – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengemukakan, tiga langkah konkret dalam menghadapi tantangan urbanisasi dan krisis iklim global.

Hal tersebut disampaikan AHY dalam pidatonya di Forum Urbanisasi BRICS yang digelar di Brasilia, Brazil, Senin (23/6/2025).

Baca Juga

Andra Soni Ngarep Pusat Ikut Bangun Jalan di Banten

Andra Soni Ngarep Pusat Ikut Bangun Jalan di Banten

November 18, 2025
Setelah Presiden Afsel, Kini Presiden Brazil, Prabowo Terima Kunjungan Pemimpin Negara

Setelah Presiden Afsel, Kini Presiden Brazil, Prabowo Terima Kunjungan Pemimpin Negara

Oktober 24, 2025
RI Dinilai Penting di G20 dan BRICS, Presiden Afsel Sampaikan ke Prabowo

RI Dinilai Penting di G20 dan BRICS, Presiden Afsel Sampaikan ke Prabowo

Oktober 23, 2025
Kader Demokrat Diminta Jaga Lisan

Kader Demokrat Diminta Jaga Lisan

September 1, 2025

Dalam forum internasional ini, AHY hadir mewakili Indonesia sebagai anggota penuh BRICS setelah resmi bergabung pada Januari 2025. Di hadapan perwakilan negara-negara anggota yang mencakup hampir separuh populasi dunia, Menko AHY menekankan pentingnya kota sebagai penentu masa depan umat manusia.

“Hari ini, kita berkumpul sebagai wakil dari berbagai bangsa, namun dipersatukan oleh satu keyakinan: masa depan dunia akan ditentukan di kota-kota kita,” ujarnya.

AHY menggarisbawahi bahwa urbanisasi dan perubahan iklim adalah dua tekanan utama yang dihadapi dunia saat ini. Menurutnya, pembangunan kota tidak boleh dipandang semata sebagai ekspansi fisik, namun harus menjamin keadilan sosial dan ketahanan lingkungan.

“Kita tidak bisa menerima masa depan di mana kesempatan dibatasi oleh letak geografis atau tingkat pendapatan. Tidak boleh ada yang tertinggal,” tegasnya.

Sebagai kontribusi konkret Indonesia dalam kerja sama BRICS, Menko AHY menyampaikan tiga langkah strategis untuk mengatasi tantangan urbanisasi.

Pertama, Pemberdayaan Kewilayahan. AHY mendorong penguatan kapasitas pemerintah daerah dan pemangku kepentingan lokal dalam pembangunan perumahan yang aman, terjangkau, dan terintegrasi dengan layanan dasar.

“Ketangguhan dimulai dari unit terkecil, yaitu rumah dan keluarga. Rencana adaptasi iklim lokal harus menyatu dengan perumahan, pekerjaan, pendidikan, kesehatan, dan transportasi,” jelasnya.

Kedua, Investasi pada Infrastruktur Berkelanjutan. AHY menyoroti pentingnya peningkatan investasi pada infrastruktur ramah lingkungan. Langkah ini disebutnya mampu menurunkan emisi sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga kota.

“Kita perlu menjaga keseimbangan antara pembangunan kota dan ekosistem. Mulai dari restorasi mangrove di pesisir utara Jawa hingga pembangunan koridor transportasi cerdas di kawasan urban yang berkembang,” katanya.

Ketiga, Akses Terhadap Pembiayaan Transformatif. AHY mengatakan, perluasan akses terhadap pembiayaan berkelanjutan. Ia mendorong sistem sustainable finance yang responsif terhadap kebutuhan negara berkembang.

“Kita harus rancang pengelolaan anggaran, libatkan sektor swasta, dan optimalkan dukungan dari mitra pembangunan multilateral seperti New Development Bank,” ujarnya.

Mengakhiri pidatonya, AHY menegaskan komitmen Indonesia untuk aktif berperan dalam kerja sama BRICS melalui pertukaran data, proyek percontohan, dan kebijakan praktis. “Bersama-sama, kita bisa membentuk masa depan perkotaan yang inklusif, tangguh terhadap iklim, dan berakar pada inovasi negara-negara Global South,” tutupnya.

Forum Urbanisasi BRICS tahun ini menjadi momentum penting bagi negara-negara anggota untuk berbagi solusi inovatif menghadapi tantangan urbanisasi dan krisis iklim yang semakin kompleks di era global. (RM.ID)

Tags: Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)AHYBRICS
ShareTweetSend

Berita Terkait

Andra Soni Ngarep Pusat Ikut Bangun Jalan di Banten
PEMERINTAHAN

Andra Soni Ngarep Pusat Ikut Bangun Jalan di Banten

November 18, 2025
Setelah Presiden Afsel, Kini Presiden Brazil, Prabowo Terima Kunjungan Pemimpin Negara
NASIONAL

Setelah Presiden Afsel, Kini Presiden Brazil, Prabowo Terima Kunjungan Pemimpin Negara

Oktober 24, 2025
RI Dinilai Penting di G20 dan BRICS, Presiden Afsel Sampaikan ke Prabowo
INTERNASIONAL

RI Dinilai Penting di G20 dan BRICS, Presiden Afsel Sampaikan ke Prabowo

Oktober 23, 2025
Kader Demokrat Diminta Jaga Lisan
POLITIK

Kader Demokrat Diminta Jaga Lisan

September 1, 2025
Setelah BRICS, Mau Masuk OECD Prabowo Makin Eksis di Panggung Dunia
INTERNASIONAL

Setelah BRICS, Mau Masuk OECD Prabowo Makin Eksis di Panggung Dunia

Agustus 12, 2025
Presiden Brasil Bawa Ratusan Pebisnis ke Indonesia di Sambut Oleh Presiden Prabowo Subianto
POLITIK

Presiden Brasil Bawa Ratusan Pebisnis ke Indonesia di Sambut Oleh Presiden Prabowo Subianto

Juli 10, 2025
Next Post
Pertamina NRE Catat Kinerja Kinclong Sepanjang 2024

Pertamina NRE Catat Kinerja Kinclong Sepanjang 2024

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh