Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Mendekati 5 Abad Jakarta, Anggota DPD Sampaikan 5 Tantangan

by Tim Redaksi
Juni 23, 2025
in PERISTIWA
Mendekati 5 Abad Jakarta, Anggota DPD Sampaikan 5 Tantangan

Anggota DPD Dapil DKI Jakarta Fahira Idris (Foto: Dok. Fahira)

JAKARTA, BANPOS – Anggota DPD Dapil DKI Jakarta Fahira Idris mengungkapkan, pada umur yang hampir menembus lima abad, Jakarta berada di persimpangan sejarah yang monumental.

Saat ini, Jakarta tengah menggendong amanah baru yaitu menjadi pusat perekonomian nasional dan menjelma sebagai kota global sejati. Namun, mimpi besar ini menuntut reformasi struktural, investasi visi, dan kolaborasi multisektor.

Baca Juga

Dzikir Kebangsaan di Tugu Proklamasi, Hidupkan Kembali Spirit 9 Ramadan

Februari 27, 2026
Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue

Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue

Februari 24, 2026

Pengurus Wilayah SEMMI Siap Kawal Jakarta sebagai Kota Global Berkeadilan

Januari 31, 2026
Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti

Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti

Januari 30, 2026

“Dengan segala potensi dan tantangannya, Jakarta punya peluang besar untuk naik kelas menjadi kota global dalam satu dekade ke depan,” kata Fahira Idris, di Jakarta (22/6/2025).

Akan tetapi, untuk mewujudkan hal itu, dibutuhkan konsistensi kebijakan, keberanian dalam mengambil keputusan strategis, serta komitmen jangka panjang lintas generasi.

“Jakarta bukan sekadar mesin ekonomi, melainkan rumah bersama yang harus dirawat secara berkeadilan, berkelanjutan, dan berbudaya,” ucapnya.

Menurut Senator Jakarta ini, untuk menyamai kota-kota global dunia seperti New York, London, dan Tokyo, ada lima tantangan atau hal yang harus segera diwujudkan di Jakarta.

Pertama, membangun infrastruktur berkelanjutan dan inklusif. Investasi besar dalam sistem transportasi publik berbasis transit (TOD), pengolahan air bersih, sistem drainase cerdas, dan energi ramah lingkungan adalah kunci.

“Modernisasi infrastruktur tidak hanya harus mengatasi kemacetan dan banjir, tetapi juga mendorong efisiensi mobilitas, penurunan emisi, dan kenyamanan warga,” ujar aktivis perempuan ini.

Kedua, mengembangkan mesin ekonomi berdaya saing global. Saat ini, menurut Fahira Idris, ekonomi Jakarta masih didominasi sektor tersier (jasa dan perdagangan).

Agar lebih kompetitif, perlu dikembangkan sektor sekunder berbasis manufaktur dan teknologi tinggi, serta ekonomi kreatif dan digital. Jakarta juga dapat menargetkan posisi sebagai pusat ekonomi syariah dunia atau pusat inovasi teknologi di Asia Tenggara.

Ketiga, meningkatkan kualitas hidup dan kesetaraan sosial. Ketimpangan dan pengangguran terbuka masih menjadi pekerjaan rumah besar. Saat ini, kata Fahira Idris, rasio gini yang tinggi di Jakarta mencerminkan adanya kesenjangan kesejahteraan yang tajam.

Kota global sejati harus inklusif, memberikan akses yang adil terhadap hunian layak, pendidikan, kesehatan, dan pekerjaan kepada seluruh warganya.

Keempat, menata tata kelola dan kolaborasi regional. Dalam pandangan Fahira Idris, Jakarta tidak bisa berjalan sendiri. Keberhasilan kota ini sangat bergantung pada integrasi dengan wilayah aglomerasi (Jabodetabekpunjur).

Oleh karena itu, dibutuhkan tata kelola metropolitan yang solid, berbasis undang-undang khusus dan lembaga koordinasi yang efektif, untuk mengatur isu lintas batas seperti transportasi, sampah, tata ruang, dan sumber daya air.

Kelima, menghidupkan budaya kota dan identitas lokal. Kata Fahira, Jakarta memiliki potensi besar sebagai kota budaya. Keragaman etnik dan sejarah panjang perlu diangkat sebagai kekuatan melalui pengembangan museum, ruang seni, warisan Betawi dan budaya lain yang berkembang di Jakarta, serta festival kebudayaan internasional.

Kota global bukan hanya pusat bisnis, tetapi juga pusat budaya yang mampu menjadi magnet wisatawan dan pelaku industri kreatif.

“Selamat ulang tahun ke-498 Kota Jakarta tercinta. Mari bersama menjemput abad kelima dengan semangat transformasi menuju Jakarta kota global yang berakar pada budaya lokal.

Kota yang kreativitasnya mendunia, tetapi tradisinya tetap dijaga,” pungkas Fahira Idris. (RM.ID)

Tags: ANGGOTA DPD JAKARTAFAHIRA IDRISJakarta
ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Dzikir Kebangsaan di Tugu Proklamasi, Hidupkan Kembali Spirit 9 Ramadan

Februari 27, 2026
Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue
PERISTIWA

Fekraf Banten Ngadu Ke Menkraf Banten Krisis Venue

Februari 24, 2026
PERISTIWA

Pengurus Wilayah SEMMI Siap Kawal Jakarta sebagai Kota Global Berkeadilan

Januari 31, 2026
Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti
HUKRIM

Empat Pengedar Ganja Diciduk di Kemayoran, Polisi Sita 17 Kilogram Barang Bukti

Januari 30, 2026
Siswa Sekolah Rakyat Belajar di Perpusnas Rasakan Literasi Inklusif
KESRA

Siswa Sekolah Rakyat Belajar di Perpusnas Rasakan Literasi Inklusif

Desember 15, 2025
BNNP Banten Perketat Jalur Darat Antarpulau Cegah Selundupan Narkoba
HUKRIM

BNNP Banten Perketat Jalur Darat Antarpulau Cegah Selundupan Narkoba

November 25, 2025
Next Post
Kemenkop Dorong Kopontren Jadi Mitra Kopdes Merah Putih

Kemenkop Dorong Kopontren Jadi Mitra Kopdes Merah Putih

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh