Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Fondasi Literasi Dibentuk dari Pendidikan di Rumah

by Tim Redaksi
Juni 20, 2025
in NASIONAL
Fondasi Literasi Dibentuk dari Pendidikan di Rumah

Sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca (PKM) yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpunas), di Samarinda, Kamis, (19/6/2025).

SAMARINDA, BANPOS – Pendidikan literasi idealnya dimulai dari rumah. Lingkungan keluarga merupakan tempat pertama anak-anak mengenal bahasa, membaca, dan berpikir kritis. Rumah yang menyediakan buku, mendukung kegiatan membaca, dan memberi contoh positif akan membentuk kebiasaan literasi sejak dini.

“Fondasi literasi dibentuk oleh orang tua,” ujar Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjaifudian, pada sosialisasi Pembudayaan Kegemaran Membaca (PKM) yang diselenggarakan Perpustakaan Nasional (Perpunas), di Samarinda, Kamis, (19/6/2025).

Baca Juga

Perempuan Banten Harus Jadi Polisi bagi Diri Sendiri

Perempuan Banten Harus Jadi Polisi bagi Diri Sendiri

Oktober 22, 2025
Pemerintah Kota Tangerang Dan Universitas Raharja Bersinergi Mendukung Pelaku UMKM

Pemerintah Kota Tangerang Dan Universitas Raharja Bersinergi Mendukung Pelaku UMKM

September 26, 2025
Legislator Banten Soroti Peningkatan Jumlah Warga Terjerat Pinjol

Legislator Banten Soroti Peningkatan Jumlah Warga Terjerat Pinjol

Agustus 26, 2025
Pegawai Dinkop UKM Kota Cilegon saat menyerahkan buku ke DPK Kota Cilegon, Rabu (13/8). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS

Ketimbang ‘Dikilo’, Buku Bekas Lebih Baik Dihibahkan ke DPK Cilegon

Agustus 14, 2025

Mengapa literasi penting? Karena literasi adalah fondasi semua proses belajar, kemampuan literasi berbanding lurus dengan keterampilan berpikir kritis, dan literasi.

“Tidak ada orang yang akan menjadi pemimpin kalau dia tidak suka membaca. karena pemimpin itu harus terus menginspirasi,” ungkap Pustakawan Utama Perpusnas Muhammad Syarif Bando.

Di era banjir informasi ini, perpustakaan dituntut harus memiliki kiat jitu bagaimana literasi tetap mendapatkan perhatian meski ditengah modernitas. Salah satu caranya dengan menyediakan akses bahan bacaan yang baik.

Sebuah riset mandiri dilakukan pegiat literasi dari Kota Samarinda Novan Leany. Dalam hasil risetnya, Leany menemukan bahwa jumlah penggerak literasi di Indonesia sangat banyak sekali. Di Kalimantan Timur tercatat tidak kurang 380 pegiat literasi. Tinggal bagaimana memberikan praktik baik budaya membaca yang lewat penyediaan akses terhadap bahan bacaan.

“Samarinda Book Party menjadi salah satu contoh baik mengajak masyarakat senang dengan aktivitas keliterasian tapi tetap gaul,” ucapnya.

Eksistensi perpustakaan sebagai pusat transformasi sosial lewat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) sudah dirasakan manfaatnya. Bahkan, kini manfaat yang dirasakan masyarakat semakin diperluas dengan adanya bantuan bahan bacaan bermutu yang diperuntukkan bagi perpustakaan desa/kelurahan, Taman Bacaan Masyarakat (TBM), hingga rumah ibadah.

Perpusnas menargetkan 10.000 perpustakaan desa/kelurahan menerima bantuan sebanyak 1.000 eksemplar bahan bacaan. Tidak hanya buku, perpustakaan maupun taman baca masyarakat yang mendapatkan juga akan diberi pelatihan penunjang bagi pustakawan atau tenaga teknis perpustakaan.

Selain bantuan bahan bacaan bermutu, Perpusnas juga menelurkan inovasi program KKN Tematik Literasi bekerja sama dengan Kemendiktisains. KKN Tematik Literasi melibatkan 15.000 mahasiswa yang nantinya melakukan sejumlah aktivitas keliterasian di masyarakat.

Di sela-sela kegiatan, Perpusnas bersama Ketua Komisi X DPR menyerahkan simbolis bantuan bantuan bahan bacaan bermutu kepada Perpustakaan Tenun Cerdas, ⁠Perpustakaan Loa Buah, ⁠Perpustakaan Pelangi Buku, ⁠TBM Ridho Ilahi, ⁠TBM Kampung Tangguh, ⁠Rumah Literasi Pelita, Perpustakaan Masjid Darul Amin, dan Perpustakaan Masjid Al Ikhlas. (RM.ID)

Tags: LiterasiLiterasi DigitalPENDIDIKAN DIRUMAH
ShareTweetSend

Berita Terkait

Perempuan Banten Harus Jadi Polisi bagi Diri Sendiri
HUKRIM

Perempuan Banten Harus Jadi Polisi bagi Diri Sendiri

Oktober 22, 2025
Pemerintah Kota Tangerang Dan Universitas Raharja Bersinergi Mendukung Pelaku UMKM
EKONOMI

Pemerintah Kota Tangerang Dan Universitas Raharja Bersinergi Mendukung Pelaku UMKM

September 26, 2025
Legislator Banten Soroti Peningkatan Jumlah Warga Terjerat Pinjol
POLITIK

Legislator Banten Soroti Peningkatan Jumlah Warga Terjerat Pinjol

Agustus 26, 2025
Pegawai Dinkop UKM Kota Cilegon saat menyerahkan buku ke DPK Kota Cilegon, Rabu (13/8). LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS
PEMERINTAHAN

Ketimbang ‘Dikilo’, Buku Bekas Lebih Baik Dihibahkan ke DPK Cilegon

Agustus 14, 2025
Banten Dorong Ketahanan Keluarga di Era Digital
PEMERINTAHAN

Banten Dorong Ketahanan Keluarga di Era Digital

Agustus 14, 2025
NASIONAL

Mendikdasmen Ingatkan Bahaya Permainan Roblox Bagi Pelajar

Agustus 4, 2025
Next Post
BaraJP Siap Bantu Prabowo Sejahterakan Rakyat Indonesia

BaraJP Siap Bantu Prabowo Sejahterakan Rakyat Indonesia

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh