Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Pemeringkatan SPMB Tertutup, Ombudsman Banten: Pasti Kita Curiga

by Diebaj Ghuroofie
Juni 18, 2025
in PEMERINTAHAN, PENDIDIKAN
Pemeringkatan SPMB Tertutup, Ombudsman Banten: Pasti Kita Curiga

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten Fadli Afriadi. ANTARA/Devi Nindy.

SERANG, BANPOS – Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Banten menyoroti kebijakan pemeringkatan hasil seleksi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) 2025 jenjang SMA/SMK negeri di Provinsi Banten yang tertutup.

Kepala Perwakilan Ombudsman RI Provinsi Banten, Fadli Afriadi, mengatakan bahwa hal itu berpotensi menimbulkan kecurigaan publik dan rawan terhadap praktik yang tidak transparan.

Baca Juga

Dindik Batasi Penggunaan HP, Siswa Jadi Satgas

Dindik Batasi Penggunaan HP, Siswa Jadi Satgas

Januari 31, 2026
Ijazah Kerap Jadi ‘Sandera’, Piutang SPP Siswa Sekolah Swasta Capai Miliaran

Ijazah Kerap Jadi ‘Sandera’, Piutang SPP Siswa Sekolah Swasta Capai Miliaran

Desember 11, 2025
Temuan Ombudsman: Mayoritas Sarana Sekolah Gratis di Banten Timpang

Temuan Ombudsman: Mayoritas Sarana Sekolah Gratis di Banten Timpang

Desember 9, 2025
Ombudsman Banten Soroti Longgarnya Distribusi Galian C Ilegal

Ombudsman Banten Soroti Longgarnya Distribusi Galian C Ilegal

Desember 9, 2025

“Ya sekarang kalau tertutup pasti kita curiga, ini apalagi selama ini sudah dibuat terbuka,” katanya, Rabu (18/6).

Ia menilai keterbukaan bukan penyebab utama terjadinya kegaduhan, melainkan kurangnya sosialisasi dan komunikasi dari pihak penyelenggara.

“Kalau ada yang komplain anaknya kemarin ranking 20 jadi 40, kan tinggal sosialisasi. Ini nilainya bergerak terus karena waktunya panjang,” ujarnya.

Fadli juga mengingatkan bahwa perubahan sistem yang kini membatasi akses hanya melalui akun peserta telah menghilangkan fungsi pengawasan dari masyarakat.

“Kalau peserta saja tidak bisa melihat, berarti fungsi pengawasan oleh siswa, orang tua, dan masyarakat itu hilang,” ujarnya.

Sebelumnya, masyarakat masih dapat memantau pergerakan peringkat peserta secara terbuka. Namun tahun ini, hanya peserta yang memiliki akun pribadi yang bisa melihat posisinya masing-masing, tanpa bisa mengetahui posisi peserta lain, kata dia.

Fadli mengungkapkan bahwa pihaknya telah menerima keluhan dari wali murid yang mempertanyakan perubahan mendadak dalam peringkat anak mereka, tanpa informasi yang bisa diverifikasi publik secara luas.

Menurutnya, sistem terbuka justru dapat memperkuat pengawasan dan memberi ruang koreksi sejak awal, apabila terjadi kejanggalan dalam proses seleksi. Hal ini berbeda dengan sistem tertutup yang justru baru akan memperlihatkan hasil pada akhir seleksi.

Oleh karena itu, Ombudsman mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) Provinsi Banten untuk segera meninjau ulang kebijakan tersebut agar sejalan dengan prinsip pelayanan publik yang transparan, mudah diakses, dan tidak menyulitkan masyarakat.

Pelaksana tugas Kepala Dindikbud Provinsi Banten, Lukman, menyatakan bahwa hasil pemeringkatan SPMB 2025 hanya dapat dilihat oleh masing-masing peserta melalui akun pribadi dan tidak ditampilkan secara umum seperti tahun-tahun sebelumnya.

“Kita tidak terbuka dulu, tapi prosesnya hanya bisa dilihat oleh yang bersangkutan. Sekarang kita hanya bisa melihat urutan kita saja,” kata Lukman, Selasa (17/6).

Ia menyebutkan bahwa kebijakan ini diambil untuk menghindari kegaduhan akibat pergeseran posisi peringkat selama seleksi berlangsung.

Meski demikian, Lukman memastikan bahwa hasil pemeringkatan dan poin seleksi akan tetap dibuka secara menyeluruh saat tahap akhir pengumuman kelulusan. (ANT)

Tags: dindikbud bantenOmbudsman BantenSPMB
ShareTweetSend

Berita Terkait

Dindik Batasi Penggunaan HP, Siswa Jadi Satgas
PEMERINTAHAN

Dindik Batasi Penggunaan HP, Siswa Jadi Satgas

Januari 31, 2026
Ijazah Kerap Jadi ‘Sandera’, Piutang SPP Siswa Sekolah Swasta Capai Miliaran
PENDIDIKAN

Ijazah Kerap Jadi ‘Sandera’, Piutang SPP Siswa Sekolah Swasta Capai Miliaran

Desember 11, 2025
Temuan Ombudsman: Mayoritas Sarana Sekolah Gratis di Banten Timpang
HEADLINE

Temuan Ombudsman: Mayoritas Sarana Sekolah Gratis di Banten Timpang

Desember 9, 2025
Ombudsman Banten Soroti Longgarnya Distribusi Galian C Ilegal
HUKRIM

Ombudsman Banten Soroti Longgarnya Distribusi Galian C Ilegal

Desember 9, 2025
Kabar Gembira Untuk Para Guru, Dindikbud Banten Pastikan Tuta-Tukin Segera Cair
PEMERINTAHAN

Kabar Gembira Untuk Para Guru, Dindikbud Banten Pastikan Tuta-Tukin Segera Cair

November 2, 2025
Ilustrasi Guru. (NET)
PENDIDIKAN

Tuta dan Tukin Tak Jelas, Keluarga Guru di Banten Menjerit

November 2, 2025
Next Post
Kamu Harus Tahu! Karena Kebijakan Ini, Tunjangan Guru Se-Indonesia Jadi Lebih Cepat Cair

Kamu Harus Tahu! Karena Kebijakan Ini, Tunjangan Guru Se-Indonesia Jadi Lebih Cepat Cair

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh