SERANG, BANPOS – Fakultas Teknik Universitas Banten Jaya (UNBAJA) baru-baru ini sukses besar menggelar Seminar Nasional daring bertema ‘Transformasi Industri Menuju Pembangunan Infrastruktur yang Berkelanjutan’.
Acara yang diselenggarakan secara virtual melalui platform Zoom Meeting ini berhasil menarik perhatian lebih dari 270 peserta dari seluruh Indonesia, menunjukkan tingginya minat terhadap isu keberlanjutan dalam sektor industri dan infrastruktur.
Peserta seminar tidak hanya berasal dari berbagai perguruan tinggi di Banten, tetapi juga mencakup dosen dan mahasiswa dari institusi terkemuka seperti UPI Bandung, serta praktisi teknik dari Aceh, Jakarta, dan berbagai daerah lainnya.
Kehadiran beragam latar belakang ini memperkaya diskusi dan pertukaran gagasan selama seminar berlangsung.
Seminar dibuka secara resmi oleh Rektor Universitas Banten Jaya, M. Sadely Hanafi. Dalam sambutannya, Rektor menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif Fakultas Teknik yang telah berhasil menghadirkan forum diskusi akademik bertaraf nasional ini.
“Seminar ini merupakan wujud nyata komitmen UNBAJA dalam mendorong literasi pembangunan berkelanjutan serta memperkuat sinergi antar perguruan tinggi,” tegasnya, menyoroti peran penting UNBAJA dalam memajukan diskursus keberlanjutan.
Acara ini semakin berbobot dengan kehadiran Isvan Taufik, Sekretaris Dinas PUPR Provinsi Banten, yang hadir sebagai keynote speaker mewakili Gubernur Provinsi Banten.
Dalam paparannya, Isvan Taufik secara gamblang memaparkan arah kebijakan pembangunan infrastruktur di Provinsi Banten yang berorientasi pada keberlanjutan.
Ia secara khusus menekankan bahwa transformasi industri harus selaras dengan kebijakan nasional dan wajib memperhatikan aspek lingkungan serta adaptasi perubahan iklim yang krusial.
Dekan Fakultas Teknik UNBAJA, Anis Masyruroh, menjelaskan bahwa seminar ini berfungsi sebagai forum strategis untuk mengembangkan gagasan inovatif, memperkuat jejaring akademik, dan mendorong lahirnya inovasi di bidang keteknikan.
Sementara itu, Ketua Pelaksana, Ade Ariesmayana, menyampaikan terima kasih atas antusiasme luar biasa dan dukungan penuh dari panitia penyelenggara serta berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan acara ini.
Dua narasumber utama turut membagikan materi inspiratif yang mendalam. Adi Tristanto membawakan materi berjudul ‘Infrastruktur Hijau untuk Masa Depan: Peluang dan Tantangan’, yang mengulas secara komprehensif pentingnya prinsip green infrastructure dalam menjawab tantangan krisis iklim global dan efisiensi sumber daya.
Di sisi lain, Soelarso memaparkan urgensi peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dalam mendukung pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan. Ia secara khusus menekankan pentingnya kolaborasi erat antara dunia pendidikan, industri, dan pemerintah untuk mencapai tujuan tersebut.
Seluruh sesi seminar dipandu secara profesional oleh moderator Wawan Gunawan, seorang akademisi sekaligus praktisi teknik berpengalaman, memastikan diskusi berjalan dinamis dan terarah.
Melalui kegiatan ini, Fakultas Teknik UNBAJA kembali menegaskan perannya sebagai penggerak utama kolaborasi antara akademisi, praktisi, dan pemangku kebijakan.
Komitmen ini bertujuan untuk mendorong pembangunan infrastruktur yang tidak hanya masif dalam skala, tetapi juga inklusif, efisien, dan senantiasa berwawasan lingkungan demi masa depan yang lebih baik. (AZM)

Discussion about this post