Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Belasan Warga Merasa Ditipu Masuk Kerja di RSUD Labuan

by Diebaj Ghuroofie
Juni 12, 2025
in HUKRIM
Belasan Warga Merasa Ditipu Masuk Kerja di RSUD Labuan

PANDEGLANG, BANPOS – Sejumlah warga di wilayah Kecamatan Labuan, Kabupaten Pandeglang, merasa ditipu oleh salah seorang wanita yang menjanjikan bekerja di RSUD Labuan.

Pasalnya, belasan warga sudah mengeluarkan uang sebesar Rp1,5 juta hingga Rp2 juta kepada Wanita tersebut, namun mereka tidak kunjung mendapatkan pekerjaan seperti yang dijanjikan.

Baca Juga

Tak Cukup RSUD Malingping, Temuan BPK di Dua RSUD Ini juga Harus Diusut

Tak Cukup RSUD Malingping, Temuan BPK di Dua RSUD Ini juga Harus Diusut

Desember 4, 2025
WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan

WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan

Agustus 6, 2025
RSUD Cilograng dan Labuan Pecat Sepihak Puluhan Pegawai yang Lulus Seleksi

RSUD Cilograng dan Labuan Pecat Sepihak Puluhan Pegawai yang Lulus Seleksi

Juni 12, 2025
Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten

Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten

Mei 28, 2025

Merasa ditipu, tujuh orang warga mendatangi ke Polsek Labuan, Rabu (11/6). Mereka yang merupakan bagian dari belasan orang yang menjadi korban itu, melaporkan kejadian tersebut kepada Polisi.

Salah seorang korban dugaan penipuan, Siti Rohmawati asal Desa Teluk, Kecamatan Labuan mengaku, pertama kali ia menerima informasi ada lowongan pekerjaan di RSUD Labuan, dari salah seorang terduga pelaku berinisial IP.

Dirinya dijanjikan bekerja di RSUD Labuan dengan posisi pekerjaan tenaga keamanan atau Satpam perempuan.

Untuk memndapatkan pekerjaan itu, IP meminta uang sebesar Rp2 juta kepada Siti. Namun, untuk tahap awal dia baru memberikan sebesar RP1 juta.

“Saya dijanjikan bekerja sebagai Satpam di RSUD Labuan. Saya memberi uang kepada IP itu awalnya sebesar Rp1 juta,” kata Siti kepada wartawan, Rabu (11/6).

“Kemudian, oknum itu minta uang tambahan lagi sebesar Rp200 ribu, dengan alasan akan segera diurus soal pekerjaannya,” katanya.

Kejadiannya itu lanjut dia, pada bulan Mei 2025 lalu tepatnya bulan Ramadan. Namun, hingga saat ini ia dan warga lainnya yang dijanjikan bekerja di RSUD Labuan belum juga dapat panggilan kerja.

“Kami mencoba berkomunikasi dengan terduga pelaku, namun sekarang nomor handphone-nya sudah tidak aktif dan orangnya sudah kabur entah kemana,” ujarnya.

Hingga akhirnya, dirinya pun bersama korban yang lain melaporkan oknum tersebut ke Polsek Labuan.

“Awalnya, IP itu berjanji akan mengganti uang yang kami berikan kepada dirinya, tapi sekarang IP itu kabur entah kemana,” tuturnya.

Terpisah, Engkus, orang tua dari korban dugaan penipuan lainnya menjelaskan, kedua anaknya yang bernama Dini dan Dina, dijanjikan akan bekerja di RSUD Labuan oleh IP.

Awalnya lanjut dia, dirinya bertanya kepada temannya inisial IP, apakah masih ada lowongan pekerjaan di RSUD Labuan untuk kedua anaknya tersebut.

“Kata teman saya, nanti ditanya dulu katanya. Setelah itu IP memberi tahu kepada saya masih ada lowongan untuk dua orang wanita, bawa saja katanya datanya ke sini nanti dimasukin,” jelas dia.

IP, kata Engkus, menjanjikan kedua anakanya untuk bekerja bagian administrasi di RSUD Labuan.

Kemudian lanjut dia, dia menyerahkan data kedua anaknya kepada IP, dan memberikan uang sebesar Rp400 ribu kepada IP.

Setelah beberapa lama kemudian tambah dia, oknum tersebut meminta uang lagi kepada dirinya sebesar Rp600 ribu.

“Saya sempat menyampaikan kalau saya sudah tidak ada uang lagi. Namun IP bilang kalau tidak ada ya sudah nggak bisa bekerja,” tuturnya.

Korban lain, Tina (20) juga mengalami hal serupa. Ia mengatakan ditawari pekerjaan sebagai petugas kebersihan di RSUD Labuan oleh pelaku.

“Saya sudah menyerahkan berkas seperti KTP, KK dan Akte Kelahiran, berikut uang Rp1 juta. Tapi sampai sekarang nggak ada kabar, bahkan nomor telepon pelaku sudah tidak aktif,” katanya.

Para korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Labuan.

Total korban yang telah melapor mencapai 7 orang, dengan kerugian ditaksir belasan juta rupiah lebih. Kasus ini kini tengah dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian.

“Harapannya pelaku dapat segera di tangkap dan uang kami segera dikembalikan,” ungkapnya.

Dihubungi melalui sambungan telepon, Kapolsek Labuan, Kompol Yudi Suminto membenarkan laporanw arga.

Pihaknya telah menerima laporan dari 7 orang warga yang diduga tertipu oleh seseorang yang menjanjikan bekerja di RSUD Labuan.

“Kemarin yang laporan ada 7 orang, kami masih mendalami laporannya,” ucapnya.

Diakuinya, dari informasi 7 orang pelapor masih ada lagi korban lainnya yang rencananya akan melakukan pelaporan ke Polsek, dan tentu pihaknya terbuka jika ada warga yang mau melakukan laporan.

“Untuk kasusnya masih kita dalami, jika memang ada unsur tindak pidana maka akan kami proses sesuai ketentuan,” ungkapnya.

Sementara, berdasar informasi yang dihimpun BANPOS, IP merupakan istri dari seseorang yang bekerja di RSUD Labuan.

Di Labuan, mereka mengontrak sebuah rumah.

Namun, informasi itu menyebutkan, IP Bersama suami dan ibunya, menghilang dari tempat tinggalnya.(DHE/ENK)

Tags: PenipuanRSUD Labuan

Berita Terkait

Tak Cukup RSUD Malingping, Temuan BPK di Dua RSUD Ini juga Harus Diusut
HUKRIM

Tak Cukup RSUD Malingping, Temuan BPK di Dua RSUD Ini juga Harus Diusut

Desember 4, 2025
WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan
GAYA HIDUP

WhatsApp Menghadirkan fitur baru untuk Menjaga pengguna dari penipuan

Agustus 6, 2025
RSUD Cilograng dan Labuan Pecat Sepihak Puluhan Pegawai yang Lulus Seleksi
PERISTIWA

RSUD Cilograng dan Labuan Pecat Sepihak Puluhan Pegawai yang Lulus Seleksi

Juni 12, 2025
Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten
HUKRIM

Rugikan Rp260 Juta, DPO Penipuan Umroh Ditangkap Polda Banten

Mei 28, 2025
Lakukan Penipuan, Pimpinan Salah Satu Ormas di Cilegon Ditangkap Polisi
HUKRIM

Lakukan Penipuan, Pimpinan Salah Satu Ormas di Cilegon Ditangkap Polisi

Mei 26, 2025
RSUD Labuan, Belum Beroperasi Tapi Sudah Sibuk 
HEADLINE

RSUD Labuan, Belum Beroperasi Tapi Sudah Sibuk 

Mei 23, 2025
Next Post
BPJS Kesehatan Imbau Peserta JKN Jangan Tunggu Sakit Untuk Bayar Iuran

BPJS Kesehatan Imbau Peserta JKN Jangan Tunggu Sakit Untuk Bayar Iuran

Discussion about this post

  • 315 Followers
  • 1.2k Subscribers
Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh