SERANG, BANPOS – Dalam upaya mendukung kemajuan dan keberlanjutan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Dosen Prodi Akuntansi Universitas Pamulang (UNPAM) Kampus Serang bersama mahasiswa melaksanakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM).
Dengan tema ‘Optimalisasi Penerapan Sistem Audit Secara Mandiri Dalam Rangka Peningkatan Keberlangsungan dan Keunggulan Bersaing UMKM’, PKM itu menyasar Pabrik Citra yang memproduksi kerupuk dokdok.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman dan keterampilan kepada para pelaku UMKM, dalam menerapkan sistem audit yang efektif untuk meningkatkan kinerja dan daya saing usaha mereka.
Untuk diketahui, sistem audit mandiri adalah salah satu langkah strategis yang dapat digunakan UMKM untuk memantau dan mengevaluasi kinerja mereka, baik dari segi keuangan, operasional, maupun kepatuhan terhadap regulasi.
Dalam kegiatan PKM ini, tim dosen Unpam Serang terdiri dari Shally Khomilah, Irna Maya Sari, dan Indah Kristianti, menjelaskan bahwa audit mandiri memberikan manfaat yang sangat besar bagi UMKM untuk mengidentifikasi area yang membutuhkan perbaikan, serta mengurangi potensi kerugian akibat pengelolaan yang tidak efisien.
“Audit mandiri bukan hanya sekadar untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha. Dengan sistem ini, pelaku UMKM dapat mengevaluasi dan memperbaiki operasional mereka, yang pada gilirannya akan meningkatkan keberlanjutan usaha dan daya saing mereka di pasar,” ujar Shally.
Irna dan Indah menjelaskan bahwa audit tidak harus dilakukan oleh auditor eksternal yang mahal. Sebaliknya, UMKM dapat melakukan audit secara mandiri dengan menggunakan metode dan alat yang sederhana namun efektif.
Mereka memberikan contoh konkret tentang bagaimana menggunakan aplikasi sederhana dan teknik audit untuk menilai keuangan dan operasional bisnis.
Program ini melibatkan dua mahasiswa, Muhamad Ragis Aditya dan Ihda Sita Alpenia, yang memberikan pendampingan langsung kepada para pelaku UMKM dalam menerapkan sistem audit mandiri.
Mereka membantu memberikan pelatihan mengenai cara memonitor kinerja bisnis, serta mengidentifikasi masalah dan potensi risiko yang dapat menghambat kemajuan usaha.
Pelaksanaan audit mandiri memiliki banyak manfaat, terutama dalam meningkatkan keberlangsungan dan daya saing UMKM.
Dalam pelatihan ini, diberikan wawasan mengenai bagaimana sistem audit dapat digunakan untuk menilai kinerja usaha dan mengidentifikasi kekuatan serta kelemahan.
Dengan sistem audit yang baik, pelaku UMKM dapat mengambil keputusan yang lebih tepat dan berbasis data untuk merancang strategi yang lebih efektif.
Heri, pemilik UMKM Pabrik Citra, mengungkapkan rasa terima kasihnya atas pelatihan ini.
“Kami merasa terbantu dengan adanya pelatihan ini dan sangat menyambut baik kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini. Sistem audit mandiri yang diajarkan dapat membantu saya untuk mengevaluasi kondisi usaha dan menemukan area yang bisa diperbaiki,” ujarnya.
Melalui kegiatan PKM ini, dosen dan mahasiswa Universitas Pamulang Kampus Serang berharap dapat memberikan kontribusi positif bagi UMKM di Kota Serang.
Penerapan sistem audit mandiri yang efektif dapat menjadi kunci untuk meningkatkan keberlanjutan dan daya saing UMKM, serta memperkuat transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan usaha.
Dengan adanya pemahaman dan keterampilan yang lebih baik, UMKM diharapkan dapat berkembang lebih pesat dan siap menghadapi tantangan pasar yang semakin kompetitif. (RED)











Discussion about this post