Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

NASA Tandai Lokasi Flaring PT LCI Sebagai Kebakaran, Kualitas Udara Tidak Sehat

by Diebaj Ghuroofie
Mei 28, 2025
in PERISTIWA
NASA Tandai Lokasi Flaring PT LCI Sebagai Kebakaran, Kualitas Udara Tidak Sehat

CILEGON, BANPOS – Lokasi kegiatan flaring yang dilakukan oleh PT Lotte Chemical Indonesia (LCI) di Cilegon, ditandai sebagai kebakaran oleh National Aeronautics and Space Administration (NASA).

NASA merupakan lembaga negara di Amerika Serikat, yang bertugas dalam bidang penelitian, pengembangan, kajian, dan penerapan teknologi penerbangan dan antariksa.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Berdasarkan situs IQAIr, lokasi tempat kegiatan flaring PT LCI ditandai dengan ikon api. Hal itu menandakan bahwa kegiatan flaring dianggap sebagai kebakaran.

IQAir menuliskan bahwa mereka mendapatkan data tersebut dari NASA. Informasi besaran api di lokasi PT LCI masuk kategori rendah, dengan lebar permukaan diperkirakan 0,9 km persegi.

Sementara untuk kualitas udara, berdasarkan data pada stasiun Kementerian Lingkungan Hidup, kualitas udara di sekitar PT LCI masuk kategori sedang. Sejak awal mula flaring dilakukan, terjadi peningkatan tingkat polutan PM2.5 di sana.

Untuk diketahui, berdasarkan penjelasan situs IQAir, PM2.5 merupakan partikel yang mengambang di udara dengan ukuran diameter 2,5 mikrometer atau kurang.

Ukuran PM2.5 sangat kecil sehingga dapat diserap ke dalam aliran darah saat bernapas. Karena alasan ini, biasanya polutan ini menimbulkan ancaman kesehatan terbesar.

Sumber PM2.5 dapat berasal dari sumber buatan manusia, sumber daya alam atau diciptakan oleh polutan lainnya, di antaranya pembakaran yang dihasilkan dari pembangkit listrik, asap dan jelaga dari kebakaran hutan dan limbah pembakaran, emisi kendaraan dan pembakaran dari motor, dan proses industri yang melibatkan reaksi kimia antara gas (sulfur dioksida, nitrogen oksida, dan senyawa organik yang mudah menguap).

Pada tanggal 20 Mei, tingkat PM2.5 berada di angka 25.2 µg/m³, yang sebelumnya berada di angka 21.3 µg/m³. Tingkat PM2.5 kembali meningkat pada tanggal 21 Mei, hingga mencapai angka 28.2 µg/m³.

Setelahnya, tingkat PM2.5 mengalami penurunan secara bertahap. Pada 28 Mei 2025, tingkat polutan PM2.5 berada di angka 12.1µg/m³.

Namun, prakiraan dalam sepekan ke depan cukup mengkhawatirkan. Pasalnya, diperkirakan terjadi peningkatan polutan keseluruhan di wilayah tersebut.

Terparah diperkirakan terjadi pada Jumat 30 Mei 2025, yang diprediksi tingkat polutan berdasarkan AQI+ (Indeks Kualitas Udara) berada di angka 125.

Sebagai pembanding, AQI+ pada tanggal 21 Mei yang merupakan hari dengan PM2.5 tertinggi semenjak flaring PT LCI dilakukan, berada pada nilai 87.

Dengan PM2.5 sebagai polutan utama, maka dengan nilai AQI+ pada Jumat 30 Mei 2025 yang mencapai 125, PM2.5 pun akan meningkat tajam.

Kondisi AQI+ di angka 125 sangat tidak sehat bagi kelompok sensitif. Masyarakat pun dianjurkan untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan, dan menutup jendela rumah. (DZH)

Tags: CilegonKota CilegonPolusi UdaraPT LCIpt lotte chemical indonesia
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional
EKONOMI

‘Krakatau Steel Reborn’ Momentum Kebangkitan Baja Nasional

Februari 25, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
CAA Gelar Konsultasi Publik,  Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL
EKONOMI

CAA Gelar Konsultasi Publik, Perkuat Transparansi dalam Proses AMDAL

Februari 16, 2026
Next Post
PWI Banten Dukung Pemkot Serang Tata Kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri

PWI Banten Dukung Pemkot Serang Tata Kawasan Stadion Maulana Yusuf Ciceri

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh