TANGERANG, BANPOS – Dalam rangka memperkuat hubungan kemitraan dan menjaga kualitas layanan digital yang prima di sektor kesehatan,, Tim Telkom Witel Banten menggelar kunjungan ke salah satu pelanggan strategis, Goldenlab International, Jumat (23/5/2025).
Kunjungan yang dipimpin Head of Telkom Daerah (HoTD) Lengkong, Robertus Prasetyo Wibowo, ini menjadi bagian dari program berkelanjutan Telkom untuk menjamin bahwa pelanggan mendapatkan pengalaman layanan terbaik (excellent customer experience), tidak hanya pada saat instalasi, tetapi juga sepanjang masa layanan berlangsung.
Turut mendampingi Alvin, selaku perwakilan Officer Sales & Customer Care Telkom Banten. Tim disambut hangat perwakilan Goldenlab International, Winanto, yang juga menjadi perwakilan teknis dan operasional dari pihak laboratorium.
Adapun agenda utama kunjungan adalah penyerahan dokumen untuk layanan Astinet, sekaligus melakukan sesi evaluasi menyeluruh terhadap pengalaman pelanggan selama menggunakan layanan tersebut.
Goldenlab International, sebagai laboratorium medis yang sangat mengandalkan kecepatan dan stabilitas internet dalam menjalankan sistem informasi laboratorium dan komunikasi data pasien, menyampaikan bahwa selama ini layanan Telkom, khususnya Astinet, memberikan performa yang sangat memuaskan.
“Keandalan koneksi menjadi elemen krusial dalam sistem kerja kami, terlebih dalam pengiriman hasil tes yang bersifat sensitif waktu dan data. Sejauh ini, Telkom mampu menjawab kebutuhan tersebut dengan baik,” ujar Winanto. Ia juga menyoroti respon cepat dari tim support Telkom Banten sebagai nilai tambah yang signifikan.
Menanggapi hal tersebut, Robertus Prasetyo Wibowo menegaskan bahwa Telkom tidak hanya menjual koneksi, tetapi juga menjual kepercayaan, keandalan, dan pengalaman pelanggan yang menyeluruh. Ia menyampaikan bahwa sektor kesehatan adalah sektor vital, sehingga Telkom memberikan perhatian khusus baik dari sisi teknis maupun layanan pelanggan.
“Pelanggan seperti Goldenlab adalah mitra strategis kami. Kami ingin mereka merasa aman dan percaya diri dengan layanan yang kami berikan. Karenanya, kami hadir langsung untuk mendengar dan mengevaluasi, demi terus meningkatkan mutu layanan,” jelas Robertus.
Dari sesi evaluasi ini, tidak hanya disepakati bahwa layanan berjalan dengan baik, namun juga disusun action plan untuk monitoring dan evaluasi berkala, guna menjaga kualitas tetap optimal di tengah potensi peningkatan beban kerja digital laboratorium.
Robertus juga menyampaikan bahwa Telkom membuka ruang diskusi terbuka dengan pelanggan untuk terus menyesuaikan layanan dengan kebutuhan bisnis yang dinamis.
“Kami siap menjadi partner digital yang adaptif, bukan hanya vendor. Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam membangun relasi jangka panjang berbasis kepercayaan dan layanan unggul,” tambahnya.
Kunjungan ini menjadi bukti nyata bahwa Telkom tidak sekadar fokus pada penetrasi layanan, tetapi juga memastikan pelanggan merasakan nilai maksimal dari layanan yang digunakan. Dengan pendekatan yang humanis, aktif, dan berbasis solusi, Telkom terus memperkuat posisinya sebagai penyedia layanan digital pilihan utama, khususnya di sektor-sektor krusial seperti kesehatan.(Odi)

Discussion about this post