Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Korban Pengeroyokan oleh Diduga Oknum TNI Meninggal Dunia

by Diebaj Ghuroofie
April 18, 2025
in HEADLINE, HUKRIM, PERISTIWA
Korban Pengeroyokan oleh Diduga Oknum TNI Meninggal Dunia

SERANG, BANPOS – Pemuda asal Kota Serang yang menjadi korban pengeroyokan oleh sekelompok orang tidak dikenal yang diduga anggota Tentara Nasional Indonesia (TNI) beberapa hari lalu, Fahrul Abdilah, kini telah meninggal dunia.

Korban yang sebelumnya telah menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten, harus menghembuskan nafas terakhirnya pada Jumat (18/4) pagi.

Baca Juga

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Februari 28, 2026
Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Februari 27, 2026

Salah satu sahabatnya yang juga turut menjadi korban dalam peristiwa itu, membenarkan informasi tersebut.

“Iya pak, korban meninggal dunia jam tujuh,” kata dia saat dihubungi BANPOS melalui pesan singkat.

Perkara tersebut juga telah dilaporkan ke Detasemen Polisi Militer (Denpom) III/4. Sejumlah pihak telah dipanggil untuk dimintai keterangan.

Salah satu terduga pelaku yang dilaporkan ialah MI, seorang berpangkat Pratu yang berdinas di Korem 064/MY.

Untuk diketahui, peristiwa tersebut terjadi pada Senin (14/4) malam di depan kantor Bjb Kota Serang.

Usai dianiaya, kondisi korban sangat memprihatinkan, bahkan telah didiagnosa memiliki harapan kesembuhan yang kecil.

Korban pun tidak mendapatkan perawatan operasi karena terhambat keterbatasan biaya.

“Korban BPJSnya sudah tidak aktif, sekarang saja diagnosa dari dokter sangat kecil, harapan korban hidup hanya 5 persen. Kami menunggu keajaiban sang penguasa (tuhan) untuk menyelamatkan korban,” ucap salah satu sahabat korban, kemarin. (MYU)

Tags: Kota SerangTentara Nasional IndonesiaTNI
ShareTweetSend

Berita Terkait

PERISTIWA

Lulu Jamaludin Raih Ekbispar Award 2026, Dinobatkan Jadi Jurnalis Peduli Sosial Kemasyarakatan

Maret 7, 2026
PEMERINTAHAN

Warga Serang Bayar Pajak Diganjar Hampers Lebaran dari Samsat Kota Serang

Maret 7, 2026
Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?
PEMERINTAHAN

Pesan Guru PPPK Paruh Waktu Kota Serang: Mana Berani Kami Ngomong Langsung?

Februari 28, 2026
Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu
PEMERINTAHAN

Salah Data, Pemkot Serang Akui Belum Bayar Gaji Ratusan Guru Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Klaim Tak Zalim, Dindikbud Kota Serang Mulai Sibuk Cek Data Gaji Guru PPPK Paruh Waktu
PEMERINTAHAN

Klaim Tak Zalim, Dindikbud Kota Serang Mulai Sibuk Cek Data Gaji Guru PPPK Paruh Waktu

Februari 27, 2026
HEADLINE

Enggan Disebut Zalim, Kadindikbud Klaim Pemkot Serang Justru Lakukan Percepatan Kebijakan untuk Guru PPPK Paruh Waktu

Februari 27, 2026
Next Post
Wartawan Berhak Mendapat Hunian Layak

Wartawan Berhak Mendapat Hunian Layak

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh