TANGERANG, BANPOS – Fraksi-fraksi di DPRD Kabupaten Tangerang menyampaikan apresiasi atas kinerja bupati dan jajarannya dalam mencapai target pendapatan asli daerah (PAD) yang kenaikkannya mencapai 107,45 persen.
Apresiasi ini disampaikan pada Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Tangerang dengan agenda Pandangan Umum Fraksi DPRD Terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Tangerang Tahun Anggaran 2024, Kamis (10/14/2025).
Apresiasi disampaikan Fraksi Golkar terhadap pendapatan yang melabihi target. Pendapatan ditargetkan sebesar Rp8,09 triliun, pada realisasinya mencapai Rp8,5 triliun atau 105,8 persen.
Juru bicara Fraksi Golkar Nur Rojab menyebut pencapaian target anggaran ini karena PAD meningkat sebesar 107,45 persen. Pecapaian itu, kata diam juga menunjukkan adanya kreatifitas dan inovasi eksekutif dalam menggali potensi PAD.
Nur Rojab menuturkan, Fraksi Golkar juga mengapresiasi belanja daerah yang direncanakan sebesar Rp9,092 triliun, terealisasi sebesar Rp8,7 triliun atau terserap sebesar 95,84 persen.
“Ini menunjukkan Pemkab Tangerang berhasil menggunakan anggaran dengan optimal untuk kepentingan masyarakat,” katanya.
Sedangkan pada sektor pembiayaan yang direncanakan Rp996,9 miliar lebih dapat direalisasikan sebesar 100 persen. Hal tersebut menunjukkan ketepatan dalam merencanakan dan menggunakan anggaran.
Pada sisi belanja daerah tahun 2024, belanja urusan pemerintahan wajib yang berkaitan dengan pelayanan dasar mencapai Rp5,3 triliun lebih, terealisasi sebesar Rp5,1 triliun lebih atau 95,31 persen.
Sedangkan belanja urusan wajib yang tidak berkaitan dengan pelayanan dasar sebesar Rp1,164 triliun lebih terealisasi sebesar Rp1,116 triliun lebih atau 95,88 persen.
“Ini menunjukkan besaran belanja publik lebih besar dibanding belanja pegawai dan telah sesuai dengan peraturan tata kelola keuangan daerah,” kata Nur Rojab.
Namun begitu Fraksi Golkar memmberikan catatan terkait pencapaian kinerja program prioritas yang dilaksanakan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sampai tahun 2024.
“Masih ada beberapa target dari program dan kegiatan yang perlu perbaikan. Ini harus menjadi catatan bersama,” imbuhnya.
Fraksi Golkar DPRD kabupaten Tangerang meminta seluruh OPD untuk melakukan evaluasi secara komprehensif terhadap output serta outcome yang telah dihasilkan.
“Kami minta seluruh OPD melakukan perbaikan internal, sehingga apa yang telah dikerjakan, hasilkan dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan yang berlaku,” imbuhnya.
Fraksi Partai Golkar juga mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang untuk memperhatikan secara khusus isu-isu pemberitaan terkait pembangunan Pantai Indah Kapuk (PIK) 2.
Fraksi Golkar meminta Pemkab Tangerang melakukan melakukan pembenahan secara menyeluruh dan komprehensif agar tidak menjadi persoalan hukum di kemudian hari pada proyek PIK 2.
Apresiasi juga disampaikan Juru Bicara Fraksi PKB, Muhamad Rapiudin Akbar yang menilai Pemkab Tangerang berhasil dalam mengelola APBD. Dari APBD yang direncanakan Rp9,092 triliun, terealisasi sebesar Rp8,7 triliun lebih.
“Ini artinya pendapatan Kabupaten Tangerang naik 105,8 persen dan melebihi dari target pencapaian,” katanya.
Pada belanja daerah yang direncanakan Rp8,9 triliun, realisasinya mencapai Rp9,092 triliun dengan tingkat penyerapan mencapai Rp9,5 triliun.
Meskipun tingkat pendapatan dan pembiayaan menunjukan peningkatan, namun menurut Rapiudin, Fraksi PKB mendorong agar Pemkab Tangerang terus meningkatkan kualitas belanja daerah.
Penggunaan anggaran harus diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat agar lebih efektif dan berkeadilan. Termasuk pengentaskan kemiskinan, pemenuhan pelayanan dasar serta prinsip pengarus utamaan gender dalam seluruh tahapan pembangunan.
“Fraksi PKB berharap tidak hanya kuat dari segi angka tetapi juga memberikan dampak nyata dan merata bagi masyarakat Kabupaten Tangerang,” tandasnya.(Odi)

Discussion about this post