Banten Pos
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL
No Result
View All Result
Morning News
No Result
View All Result

Dewan Akan Dorong Penyelesaian Gedung Medical Center Cilegon

by Diebaj Ghuroofie
April 10, 2025
in PEMERINTAHAN, POLITIK
Dewan Akan Dorong Penyelesaian Gedung Medical Center Cilegon

Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon, Fauzi Desviandy. LUKMAN HAPIDIN/BANTEN POS 

CILEGON, BANPOS – Ketua Komisi II DPRD Kota Cilegon, Fauzi Desviandy, menegaskan komitmennya untuk mendorong penyelesaian pembangunan Gedung Medical Center lima lantai Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cilegon.

Proyek yang terancam mangkrak ini dinilai sangat penting untuk segera dituntaskan demi peningkatan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Baca Juga

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026

“Memang kalau kita baca dalam tanda kutip terancam mangkrak. Ini jadi konsen kita dari Komisi II,” ujar Fauzi saat ditemui di Ruang Komisi II DPRD Kota Cilegon, Rabu (9/4).

Ia menekankan bahwa meskipun belum sepenuhnya rampung, gedung baru RSUD seharusnya bisa mulai dimanfaatkan.

Harapannya, fasilitas ini sudah dapat digunakan pada 2026, atau bahkan lebih cepat.

“Jangan sampai mangkrak. Minimal bisa digunakan lebih dahulu. Harapan saya 2026 sudah bisa dipakai. Lebih cepat tentu lebih baik,” tegasnya.

Soal anggaran, Fauzi mengakui belum ada kejelasan mengenai alokasi dana untuk penyelesaian proyek tersebut. Namun, ia membuka peluang adanya percepatan lewat anggaran perubahan.

“Mungkin nanti ada anggaran perubahan, penyesuaian dipercepat. Ini kan sudah masuk visi misi Walikota yang baru,” ujarnya.

Politisi Partai Gerindra ini menambahkan, pembangunan gedung baru RSUD tersebut berdampak pada pemanfaatan gedung lama, yang selama ini beroperasi secara terbatas karena terdampak proses pembangunan.

“Saya sudah sampaikan pentingnya penyelesaian gedung ini. Karena kalau tidak selesai, gedung lama juga tidak bisa optimal. Beberapa ruangan tidak bisa digunakan, padahal itu bisa menambah kapasitas pelayanan,” jelasnya.

Menurutnya, pembangunan gedung baru diharapkan dapat meningkatkan kapasitas dan kelengkapan fasilitas pelayanan kesehatan dibanding kondisi RSUD yang ada saat ini.

“Kita harap gedung baru ini nanti jauh lebih besar dan lengkap. Itu yang menjadi perhatian kami,” lanjutnya.

Fauzi menyebut pihaknya telah melakukan diskusi internal dan merencanakan peninjauan langsung ke lokasi proyek. Ia menegaskan bahwa RSUD adalah mitra strategis DPRD dalam menyediakan layanan dasar kepada masyarakat.

“Kita sudah diskusi internal. Mungkin nanti kita ke RSUD. Kita dorong agar pembangunan ini diselesaikan,” tandasnya.

Diberitakan sebelumnya, kelanjutan pembangunan Gedung Medical Center RSUD Cilegon terancam mangkrak.

Meski struktur bangunan eksterior telah selesai, pembangunan tahap kedua yang mencakup pengerjaan interior dan fasilitas medis hingga kini belum memiliki kepastian anggaran dari Pemerintah Kota Cilegon.

Padahal, keberadaan gedung ini sangat krusial untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas layanan kesehatan di kota tersebut.

Direktur RSUD Kota Cilegon, Lendy Delyanto, mengungkapkan bahwa pembangunan tahap kedua awalnya direncanakan membutuhkan dana sekitar Rp28 miliar.

Namun informasi terakhir yang diterimanya menyebut adanya kebijakan efisiensi anggaran, sehingga alokasi dana tersebut masih belum jelas.

“Semula kami dapat info Rp28 miliar, tapi belakangan muncul kabar efisiensi. Jadi saya sendiri ragu apakah bisa selesai di tahap dua. Padahal kalau sesuai rencana awal, total kebutuhan masih sekitar Rp50 miliar lagi,” ujar Lendy saat ditemui di Kantor Walikota Cilegon, Selasa (8/4). (LUK/PAY)

Tags: Kota Cilegon
ShareTweetSend

Berita Terkait

PEMERINTAHAN

Intervensi Kerentanan Pangan, Pemprov Banten Salurkan Bantuan Beras dan Ayam untuk Ribuan Keluarga

Maret 6, 2026
Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri
PERISTIWA

Tarjung PCNU Dijadikan Momentum Kembalikan Cilegon Sebagai Kota Santri

Maret 1, 2026
PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU
PERISTIWA

PCNU Cilegon Gelar Tarjung dan Napak Tilas Tokoh NU

Februari 22, 2026
EKONOMI

Penetapan Pj Ketua Dianggap Tak Sah, Seluruh Pengurus Kadin Kota Cilegon Periode 2025- 2030 Diberhentikan

Februari 21, 2026
Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum
EKONOMI

Bahas Tantangan Air Industri Petrokimia, Lautan Air Indonesia Gelar WaterCare Forum

Februari 5, 2026
Formasi Kabinet Robinsar-Fajar Resmi Dirombak, Ini Daftar Jabatan Barunya
PEMERINTAHAN

Formasi Kabinet Robinsar-Fajar Resmi Dirombak, Ini Daftar Jabatan Barunya

Februari 4, 2026
Next Post
Fikri Sebut Program Pemutihan Pajak, Kado HUT Pandeglang ke-151

Fikri Sebut Program Pemutihan Pajak, Kado HUT Pandeglang ke-151

Discussion about this post

Banten Pos

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

Navigasi

  • Redaksi
  • PEDOMAN PEMBERITAAN MEDIA SIBER
  • PEDOMAN PENGELOLAAN AKUN MEDIA SOSIAL
  • BANTEN POS HARI INI

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • PEMERINTAHAN
  • PERISTIWA
  • HUKRIM
  • POLITIK
  • EKONOMI
  • OLAHRAGA
  • NASIONAL

© 2025 Banten Pos - Inspirasi dan Semangat Baru Banten.

BANPOS
BANPOS App
Lebih cepat & mudah diakses
Unduh